i. Malam tersandar diam di balik kelambu istana. Sanggul emasnya— menusuk leher sang r…
jika duniamu runtuh, ia takkan berselerak— ia gugur perlahan, seperti daun yang men…
buku ini hanya berisi puisi puisi kelas bawah tempat jelata mengumbar keluh kesah biar…
Pertemuan antara puisi dan musik selalu menghadirkan percakapan yang hangat sekaligus …
kunang-kunang membaca sisa malam— bintang retak di sayapnya. bayang-bayang berli…
Langit redup, sejenak redakan peluh Beribu manusia dengan kening kerut Ditampar perih …
tiga puluh September tepat tengah malam saat mimpi mulai terbenam pekat menjadi selim…
Aku menanam namamu di halaman dada seperti bunga yang tak pernah layu meski musim ser…
Jangan ambil nyawa anakku karena makananmu, di setiap gigitan ia percaya bahwa dunia i…