1. Dermaga yang Mengingat Langkah Di dermaga, ombak menulis namamu dengan lidah ya…
oleh Fileski Walidha Tanjung Jumat 13 Maret 2026, selepas tarawih, udara di Padepokan…
Di relung waktu yang berselimut lengang Aku menapaki lorong-lorong takdir Dengan langk…
Kabut, Kata, dan Keberanian Dwi Aji Prajoko dalam Memelihara Nurani oleh Fileski W T…
Tadarus Buku Epistemologi Moksa Para Naga di Tengah Dunia yang Kian Retak oleh Files…
Melekan Budaya: Sebuah Upaya Menghidupkan Ekosistem Kesenian di Daerah oleh Fileski …
Bahagia dengan Latihan Menjadi Orang yang Tidak Penting Oleh Fileski Walidha Tanjun…
Sebuah Nilai dari Kedisiplinan dan Kecerdasan yang Kita Palsukan oleh Fileski Walidh…
Djokjakarta Malioboro dan lampu-lampu kuning langsat menyilaukan mata Menerka-nerk…
Sebuah Upaya Mengembalikan Hati ke Pusat Peradaban oleh Fileski Walidha Tanjung Perbi…