005

header ads

Interpretasi Puisi: Malam Perayaan Karya Sastra 3 Penyair Madiun

Madiun - Dalam suasana yang penuh semangat dan inspirasi, Amá¹›ta Cafe menjadi saksi atas gelaran acara sastra yang memukau, "Interpretasi Puisi", yang diadakan pada Rabu malam, 1 Mei 2024. Acara yang dimulai pada pukul 19.00 hingga 23.00 ini berhasil menyajikan keindahan puisi dari para penyair terkemuka Madiun: Fileski W. Tanjung, Panji Kuncoro Hadi, dan Tulus Setiyadi.



Di bawah sorotan lampu cafe yang hangat, para pengunjung diajak untuk menikmati karya-karya puisi yang mendalam dan penuh makna. Dukungan dari host cantik, Andrea Monica, semakin menambah pesona acara tersebut. Monica dengan piawai mengatur suasana, menjadikan setiap kata yang diucapkan para penyair memiliki daya tarik yang tak terbantahkan.



Acara ini juga tidak lepas dari dukungan penuh dari pemilik Amá¹›ta Cafe, Fermina Fenny, yang telah memberikan tempat yang nyaman dan mendukung bagi kelancaran jalannya "Interpretasi Puisi". Amá¹›ta Cafe yang terletak di Jl. Prambanan 40, Kota Madiun, telah menjadi tempat berkumpulnya para pecinta sastra dan seni, dengan jadwal buka setiap hari mulai jam 17.00 hingga 00.00.



Dalam wawancara singkat dengan salah satu peserta acara, dia menyatakan, "Interpretasi Puisi benar-benar menghidupkan kembali semangat sastra di Kota Madiun. Melalui kegiatan seperti ini, saya merasa terinspirasi untuk lebih aktif dalam membaca dan menulis karya sastra." 



Acara "Interpretasi Puisi" bukan sekadar pertunjukan, namun juga merupakan langkah awal dalam membangkitkan kembali minat dan kegairahan pada sastra di tengah masyarakat Madiun. Dengan harapan bahwa kegiatan ini akan mengumpulkan kembali orang-orang yang memiliki passion dalam sastra, diharapkan Madiun dapat menjadi kota yang lebih produktif, kreatif, dan mampu menghasilkan banyak penulis yang dapat menggaungkan karya-karya mereka di tingkat nasional maupun internasional.



Para pengunjung yang hadir juga merasa optimis bahwa acara semacam ini akan membantu mengangkat citra Madiun sebagai kota yang kaya akan budaya dan seni. Dengan semakin banyaknya acara sastra seperti "Interpretasi Puisi", diharapkan akan muncul lebih banyak lagi penulis-penulis berbakat yang dapat mengharumkan nama Madiun di kancah sastra nasional dan internasional.



Dengan demikian, "Interpretasi Puisi" bukan hanya sebuah acara sastra, namun juga sebuah langkah menuju kesusastraan Madiun yang lebih cerah. (*) /Mik



Posting Komentar

0 Komentar