005

header ads

Gimien Artekjursi: Banteng Hutan Baluran






:Gimien Artekjursi



BANTENG-BANTENG HUTAN BALURAN


wahai, banteng-banteng hutan baluran

adakah yang pernah bertanya 

apa yang kau impikan terakhir kali

sebelum mereka menembakmu mati

lalu mengambil daging atau tandukmu?

adakah yang pernah memikirkan 

keinginan apa yang terlintas di benakmu

sebelum terkapar di savana atau semak belukar

(karena sakit atau usia tua)

lalu mereka menemukanmu tinggal rangka?


bermusim-musim sudah waktu berlalu

hijau hutan dan rerumputan itu adalah surgamu di dunia

tak kau tahu tempat lain selain yang kau kenal kini

tak kau tahu dunia lain selain hutan itu

ke mana lantas harus bersembunyi

jika ketakutan akan kematian selalu memburu?

ke mana pula harus menghindar

jika bayang-bayang kepunahan terus menghantui?

 

hari ini para penjaga hutan masih bisa menghitungmu

mengikuti jejakmu tahu ke mana kau berendam

atau sekedar bergerombol melepas lelah

hari ini mereka masih bisa melihatmu 

menikmati rerumputan savana

masih bisa menanda tanduk dan punukmu

dan para wisatawan masih bisa memotret dan merekam semua aktifitasmu

meski harus menunggu saat-saat tertentu

mengabadikanmu dalam dunia digital dan maya


tapi suatu ketika nanti 

semua hanya akan jadi kenangan

penjaga hutan yang mengikutimu di kamera pengintai 

hanya sekilas melihatmu melintas

lalu menghilang tak tahu ke mana pergimu

jangankan tanduk atau kerangka

jejak pun tak tertanda di tempatmu berkubang


dan kelak di savana itu

para wisatawan hanya bisa memotret rimbun rerumputan 

dengan kupu-kupu dan capung beterbangan di atasnya  

dan kau, banteng-banteng?

tinggal tengkorak dengan sepasang tanduk

(koleksi para penjaga hutan)

berjajar rapi dalam etalase kaca tertutup


dan kehadiranmu di hutan baluran kelak hanya tinggal cerita

di portal-portal berita on line

dalam blog-blog para traveler

dalam catatan pelajaran anak-anak sekolah

ditengah dongeng-dongeng legendaris

pengantar tidur


Kumendung, Maret 2023






GIMIEN ARTEKJURSI, lahir 03 Agustus l963.  Tinggal di desa Kumendung, Muncar, Banyuwangi. Puisinya dimuat di media cetak dan online di Indonesia. Dan beberapa antologi bersama


WA: 085333554684

FB: Gimien Artekjursi.

FB: #gartpoeisi 

      #gartpoeisi23





Posting Komentar

0 Komentar