MENYULAM ASA PADA WARNA WARNI MURAL - negerikertas.com

INFO ATAS

Ayo menulis puisi untuk memperebutkan ANUGERAH HAK ASASI MANUSIA. Deadline 10 Desember 2022 | Apabila dalam 30 Hari, karya yang anda kirimkan di Negeri Kertas tidak dimuat, secara otomatis karya tersebut statusnya dikembalikan.

Media Sastra dan Seni Budaya

email nkertas@gmail.com | WA 628888710313

21 Jul 2022

MENYULAM ASA PADA WARNA WARNI MURAL



IWAN WIDODO


Iwan Widodo dan Karya Seni Mural, Foto : doc. Iwan Widodo





Perupa sekaligus Sketchers Iwan Widodo tidak sebatas menciptakan kreasi pada media kanvas, atau memenuhi lembar demi lembar buku sketsanya dengan momen yang ia bidik saat berada di suatu tempat. Di era kini Iwan Widodo menjadikan aktivitas muralnya sebagai pilihan untuk sandaran hidupnya. seiring waktu mural bukan lagi sekedar pelepas penat dan hobby, melihat prospek yang baik ke depannya, Iwan Widodo mulai serius menekuni karya seni mural secara profesional, dan pada finalnya proses tidak mengkhianati hasil. Ketekunan dan konsistensi diri membawa mural yang dibuatnya pada tawaran job demi job diluar prediksinya namun menyambung pelita bagi kehidupan Iwan Widodo sendiri.

Iwan Widodo menuturkan ;

“Kelebihan  mural saya lebih enjoy dan dapat uang cepat, kekurangan bermural itu jika menghadapi media tembok yang lembab, cuaca hujan, kalau kita mural outdoor, dan permintaan pelanggan keluar dari kesepakatan konsep awal”


Mural merupakan salah satu bentuk seni rupa yang menggunakan dinding atau tembok sebagai media, sifatnya dibuat untuk permanen. Mural tidak hanya memperindah namun membuat suatu lokasi menjadi lebih artistik, dari apa yang dilukiskan pada dinding bertindak sebagai media promosi baik bagi tempat yang dilukis maupun branding self bagi pelaku mural itu sendiri. memilih berkarya dengan mural tentu balance dengan lebih dan kurangnya. Mural dulu dibuat sebagai ungkapan untuk mengkritik masalah sosial melalui gambar dan tulisan pada dinding jalanan dan trotoar, Mural era saat ini menjadi bisnis manis dalam seni lukis, dua hal yang berbeda fungsi dari perjalanan mural melewati mesin waktu.


Manusia diciptakan Tuhan YME sebagai makhluk hidup yang berkreativitas, yang memampukan kita untuk mengadakan keteraturan atau tidak keteraturan. Menciptakan suatu hal yang baru dimulai melalui beragam gagasan kemudian menjadi sebuah karya nyata. melalui kreativitas yang ia ciptakan, berani mengambil resiko atas media kreasi yang dipilihnya, pantang menyerah, kegagalan dijadikan pembelajaran diri untuk lebih baik dalam menghasilkan karya-karya yang memukau. Hidup dari seni rupa tidaklah mudah, namun beberapa kuat bertahan dengan semangat optimis serta tidak mudah menyerah, salah satunya Iwan Widodo.


Jakarta, 20 Juli 2022

Penulis : Erna Winarsih Wiyono

Perupa dan Penggiat Sastra dari Bogor, Jawa Barat.








Erna Winarsih Wiyono, Perupa dan Pegiat Sastra dari Kota Bogor, Jawa Barat

Buku tunggalnya terbit di tahun 2018, Tea Without Sugar. beberapa karyanya dari Puisi, Artikel seputar keluarga, ibu dan anak termuat di berbagai media cetak, online, antologi2 puisi bersama, dan aktif mengikuti sejumlah pameran seni rupa.














INFO BAWAH

Cara kirim tulisan ke Negeri Kertas: Tulis karya anda berupa PUISI/CERPEN/ARTIKEL + BIODATA narasi + FOTO penulis atau GAMBAR ilustrasi, semuanya dalam SATU LAMPIRAN email file Ms Word. Bagian paling atas bertuliskan JUDUL KARYA + NAMA PENULIS. Kirim ke email nkertas@gmail.com