Puisi Ode Abadi | EBEN - negerikertas.com

INFO ATAS

Ayo menulis cerpen atau puisi untuk memperebutkan Anugerah Kesaktian Pancasila. Deadline 1 Oktober 2022 | Kirim ke email nkertas@gmail.com

Media Sastra dan Seni Budaya

email nkertas@gmail.com | WA 628888710313

21 Apr 2022

Puisi Ode Abadi | EBEN

 Ode Abadi | EBEN


Angkasa ludahi tanah papa

Kembang mekar pecah perang

Asap kabut lumat bara api

Nyala rumput tunjuk kaki


Menyentuh tiada

Ode abadi menyita nyawa

Karena aku hidup dalam mati

Sampai-sampai surga sepi

Aku adalah puisi



Bandung, 2020









Nirwana


Surga; mimpi panjang

Neraka; paranoid akut


Kenapa aku terlahir diantara keduanya

Mungkin bapak lupa

Surga itu jembut tetangga

Hijau dan menggoda-goda


Atau neraka itu hantu

Semacam ragu pada esok

Mau makan batu

Atau makan berita


Nirwana itu nirlaba

Tak ada laba pahala


Terserah Lord yang kuasa.



Bandung, 2022

Nebula 10 : hayat



Sayap merah

Ekor hijau

mata coklat tua

Hitam berselimut cahaya


Tak ada tiba tiba

Tak ada andai kata

Kau lestari dalam mimpiku

Meski sesat saban tidurku

Tidak segera aku bangun


Tinggalkan angkasa

Tinggalkan seluruh asa

Kau indah yang kelam

Dan satu satunya hitam

di penghujung gelap malam


Mimpiku

adalah hidup dalam mimpimu.

Nebula.


Bandung, 2022


Ahung


Hung..... Ahungggg.....

Atasnama dzat yang membius aortaku

Degupkan walau mati telah diam disini

Hung..... Ahungggg.....

Atasnama api yang menjilat belulangku

Debukan seluruh hasrat duniaku


Wahai nol per noll sepersekian nolll

Surga dan neraka tak ada

Hidup dan mati tak ada

Siang dan malam tak ada

Tubuh dan ruh tak ada

Tuhan tak ada


Hung dzat yang ahung...

Tunggalkan ganjil dalam nadirku

Wahai dzat yang ahung...

Aku tak punya apa apa.



Bandung, 2022




Aksara


Serupa Idris menghitung bintang

Serupa algoritma bumi langit


Pohonku adalah pena

Lautku adalah tinta

Langitku adalah kertas


Aksara bacaan semesta

Aksara bahasa dan pinta

Aksara ada dan tiada

Aksara adalah Tuhan


Tuhan, terompahku tertinggal

Di sorga.



Bandung, 2022

 


EBEN


Lahir di Tasikmalaya 25 Januari 1997 dengan nama asli Beni Anwar Z atau sering dipanggil Eben dan pernah menggunakan nama pena Diksitator.

Mengawali berkesenian di Bandung, aktif di pergerakan, komunitas sastra literasi sebagai pembaca puisi, deklamator dan aktor.

Dalam meramaikan hasanah kesusastraan, Eben juga aktif di komunitas sastra media online streaming.

Seiring dengan Motto-nya, "Puisi adalah jalan Dakwahku." Eben menulis sajak-sajak bertajuk elegi, spiritualisme dan religius.


INFO BAWAH

Cara kirim tulisan ke Negeri Kertas: Tulis karya anda berupa puisi/cerpen/artikel + biodata narasi + foto penulis atau gambar ilustrasi, semuanya dalam satu lampiran MS Word. Kirim ke email nkertas@gmail.com