Puisi Budi Ningsih - negerikertas.com

INFO ATAS

Ayo menulis cerpen atau puisi untuk memperebutkan Anugerah Kesaktian Pancasila. Deadline 1 Oktober 2022 | Kirim ke email nkertas@gmail.com

Media Sastra dan Seni Budaya

email nkertas@gmail.com | WA 628888710313

18 Feb 2022

Puisi Budi Ningsih

 Gunung Kudusmu

 

Di gunung kudusmu

Kau dengar suara hatiku

Dalam setiap doaku

Aku berserah penuh padamu

 

Kepadamu ya Tuhanku

Aku hanya berpegang penuh padamu 

Karna kaulah gunung batuku

Kekuatanku dan perisaiku

 

Dan aku berlindung di bawah sayapmu

Hidup dan mati ku di tanganmu

Dan tiada yang tahu

Kapan kau menjemputku

 

Dan aku menunggu

Dalam kesabaran dan menjaga hatiku

Di pintu gerbang mu

Aku berdiri dan mengetuk pintu

 

Dan aku dengan setia menunggu

Dan pintumu dibukakan. Untukku

Dan memberi jalan untukku

Menuju kehidupan yang baru

 

Ku cari kehidupan itu

Dan aku mendapatkannya walaupun dengan jalan berliku

Dan terjal menghalangiku

 

Dan aku dapati semua itu

Bukan karna kuat dan gagahku

Karna kasih karuniamu

Ku dapat darimu ya Tuhanku

 

 

Budi Ningsih, lahir di pandeglang tanggal 3 Juli 1963. Saya menulis puisi sejak duduk di sekolah SMP tapi hanya sekedar hobi saya bacakan puisi karya saya hari kemerdekaan Indonesia di sekolah dan dl desa saya  dan saya sekarang sudah usia 58 tahun anak saya bilang mamah kan suka menulis puisi nulis lagi ma buat cenel tiktok dan sekarang bacakan puisi saya di tiktok dan di yutup dan Snack Vidio sikia cerita singkat saya.



INFO BAWAH

Cara kirim tulisan ke Negeri Kertas: Tulis karya anda berupa puisi/cerpen/artikel + biodata narasi + foto penulis atau gambar ilustrasi, semuanya dalam satu lampiran MS Word. Kirim ke email nkertas@gmail.com