Puisi Ilham Nuryadi Akbar - negerikertas.com

INFO ATAS

Ayo menulis cerpen atau untuk memperebutkan Anugerah Sumpah Pemuda. Deadline 28 Oktober 2022 | Kirim ke email nkertas@gmail.com

Media Sastra dan Seni Budaya

email nkertas@gmail.com | WA 628888710313

18 Feb 2022

Puisi Ilham Nuryadi Akbar

 Sebilah Penyesalan Menjelang Kematian
Oleh: Ilham Nuryadi Akbar
 
Tatkala tubuh beserta ruh memilih hidup dengan berzuhud
tahun-tahun akan memintas demi setapak lebih dekat pada Tuhan.
 
Tangis menyempurnakan doa untuk menggapai ruas-ruas langit
suara parau dengan skema rintih menyibak kisah-kisah silam
bumi berkabung melapisi dinding tempat segala ingin dinujumkan
begitulah rupa penyesalan seorang lelaki yang umurnya di ujung jalan.
 
Meski segenap salah telah ia cincang sampai ganjil
tak menerima karma dapat ditafsir sebagai mustahil.
 
Di tengah malam dengan rinai paling ritmis
dosa masa lampau terus berkelibang
sesekali bertandang untuk menyuling hal-hal haram
demi memantik sebongkah sadar yang menguar harum selembar kafan.
 
Orang-orang silih berganti membisikkan ayat-ayat kepulangan
kematian tampak terhidang pada lorong matanya yang nanar
kegamangan udara dan dahaga sebanyak bunyi metronom
nisbi terpasung di setiap sendinya yang tak bisa apa-apa.
 
Siapa pun tak dapat menerka-nerka
lelaki tambun nan gagah yang telah puas mencicipi pundi-pundi neraka
malah melengkung laiknya cacing tanah
potret kemalangan benar-benar pantas ia kenakan.
 
Beberapa nama yang ia hadiahi darah daging
betapa ingin ia tenggelamkan dalam dekapan
sisa-sisa tenaga dikerahkan sembari merengek panjang
cium dan peluk pun berhamburan menjelma butir kesedihan.
 
Kini, hanya papan di sebidang liang
ia peluk sebagai bantal dan bekal menuju alam seberang.
 
Bekasi, 18 Februari 2022
 
Ilham Nuryadi Akbar, lahir pada 11 Februari 1995 di Banda Aceh. Saat ini sedang merantau ke Kota Bekasi Provinsi Jawa Barat. Buku pertamanya diterbitkan oleh Alinea Medika Pustaka dengan judul; Kemarau Di Matamu Hujan Di Mataku. Terpilih sebagai juara 2 pada Festival Penulis Cerpen dan Puisi Nasional. Beberapa puisi dan cerpen juga telah banyak terangkum di belasan Antologi, juga media seperti; kumparan.co, ide-ide.id, barisan.co, negerikertas, tirastime, majalah elipsis, dll. Bergabung di Community Pena Terbang (COMPETER) – Indonesia. Instagram @ilhamfellow, Facebook @IlhamAkbar, WHatsapp 08111130295.


 

INFO BAWAH

Cara kirim tulisan ke Negeri Kertas: Tulis karya anda berupa puisi/cerpen/artikel + biodata narasi + foto penulis atau gambar ilustrasi, semuanya dalam satu lampiran MS Word. Kirim ke email nkertas@gmail.com