Puisi Akhmad Idris - negerikertas.com

INFO ATAS

Ayo menulis cerpen atau puisi untuk memperebutkan Anugerah Kesaktian Pancasila. Deadline 1 Oktober 2022 | Kirim ke email nkertas@gmail.com

Media Sastra dan Seni Budaya

email nkertas@gmail.com | WA 628888710313

9 Feb 2022

Puisi Akhmad Idris

 Kopi yang Menghidupi

Oleh Akhmad Idris*

***

Banyak tanah yang mati,

namun kopi menghidupi,

lewat batang-batang kekar cempaka dan rindang daun-daun surian.


Matahari tak bisa mengintip kopi-kopi yang sedang mandi,

guyur hujan tak bisa membuat kumpulan kopi bubar.

Diam-diam kopi kembali membangun hutan,

yang gagal dibangun oleh keserakahan.


Hahaha


Aku ingin tertawa.

Kopi tak punya hati,

namun memiliki nurani.

Sedang makhluk yang mengaku berhati nurani,

sibuk menjejali perutnya dengan biji-biji kopi.

Surabaya, 11 Januari 2022   

*Seorang dosen bahasa dan sastra Indonesia juga penulis esai, opini, puisi, dan cerpen di beberapa media massa maupun online. Seperti Kompas.id, Jawa Pos, dan lain-lain. Pernah menjuarai lomba penulisan esai, cerpen, artikel, resensi, dan puisi. Dapat dipantau di ig @elakhmad.




INFO BAWAH

Cara kirim tulisan ke Negeri Kertas: Tulis karya anda berupa puisi/cerpen/artikel + biodata narasi + foto penulis atau gambar ilustrasi, semuanya dalam satu lampiran MS Word. Kirim ke email nkertas@gmail.com