Puisi Akhmad Idris - negerikertas.com

INFO ATAS

Lomba Cipta Puisi | DEADLINE 20 Februari 2023 | Apabila dalam 30 Hari, karya yang anda kirimkan di Negeri Kertas tidak dimuat, secara otomatis karya tersebut statusnya dikembalikan.

Jaringan Penulis Pembaca Sastra dan Budaya

Pimpinan Redaksi: Fileski | nkertas@gmail.com

9 Feb 2022

Puisi Akhmad Idris

 Kopi yang Menghidupi

Oleh Akhmad Idris*

***

Banyak tanah yang mati,

namun kopi menghidupi,

lewat batang-batang kekar cempaka dan rindang daun-daun surian.


Matahari tak bisa mengintip kopi-kopi yang sedang mandi,

guyur hujan tak bisa membuat kumpulan kopi bubar.

Diam-diam kopi kembali membangun hutan,

yang gagal dibangun oleh keserakahan.


Hahaha


Aku ingin tertawa.

Kopi tak punya hati,

namun memiliki nurani.

Sedang makhluk yang mengaku berhati nurani,

sibuk menjejali perutnya dengan biji-biji kopi.

Surabaya, 11 Januari 2022   

*Seorang dosen bahasa dan sastra Indonesia juga penulis esai, opini, puisi, dan cerpen di beberapa media massa maupun online. Seperti Kompas.id, Jawa Pos, dan lain-lain. Pernah menjuarai lomba penulisan esai, cerpen, artikel, resensi, dan puisi. Dapat dipantau di ig @elakhmad.




INFO BAWAH

Cara kirim tulisan ke Negeri Kertas: Tulis karya anda berupa PUISI/CERPEN/ARTIKEL + BIODATA narasi + FOTO penulis atau GAMBAR ilustrasi, semuanya dalam SATU LAMPIRAN email file Ms Word. Bagian paling atas bertuliskan JUDUL KARYA + NAMA PENULIS. Kirim ke email nkertas@gmail.com