Puisi Lusia Yasinta Meme - negerikertas.com

INFO ATAS

Ayo menulis cerpen untuk memperebutkan Anugerah Sumpah Pemuda. Deadline 28 Oktober 2022 | Kirim ke email nkertas@gmail.com

Media Sastra dan Seni Budaya

email nkertas@gmail.com | WA 628888710313

2 Nov 2020

Puisi Lusia Yasinta Meme

 LUKA, KESUMAT DAN SUNYI 


Bersemayamlah luka yang manis 

Dalam lautan biru dendam membara 

Langkahku akan tetap berkarya

dalam sajak kesumat 

Dan kau 

Aku tak tinggal diam 

Dalam semak belukar aku mengembara 

Menangkapmu dalam senyap

Kala kau terusuk duri ilalang


Dendam yang membahana 

Biarlah kubungkus dalam tawa 

Jangan kau sangka aku lelah 

Mengejarmu dalam diam 

Menyelam jauh ke dasar lara 

Dalam diam aku berkibar 

Menghempaskanmu ke laut hitam 

Kala hiu menunggumu di sana 


Kulumuri kesumat  dalam senyuman 

Dalam jinaknya laku berbalut lembut 

Menyayatmu dalam tenang

Menyelam dalam amarah 

Menenggelamkanmu  ke dasar yang paling dasar 

Kala halipan merayap di sana 


Aku terus berkarya dalam latar panas membara 

Bersama pemeran duri 

Mainkan lakon di rimba berborok 

Kututup hidung dan telinga 

Bau anyirmu dari lembah kebebalan

Tak halangi langkahku

menebasmu dalam sunyi 

Kala serigala sedang lapar 










Hai, kau 

Simpanlah candamu sesaat

Tatahlah  dalam cawan emasmu itu  


Akan kubedah candamu  dalam heningku

Dan kau akan retas terbelah. 


Bajawa, 22 Juni 2020

Lusia Yasinta Meme


INFO BAWAH

Cara kirim tulisan ke Negeri Kertas: Tulis karya anda berupa puisi/cerpen/artikel + biodata narasi + foto penulis atau gambar ilustrasi, semuanya dalam satu lampiran MS Word. Kirim ke email nkertas@gmail.com