Puisi Moh. Zainur Rozy | Selamat Tinggal Februari - negerikertas.com

INFO ATAS

Ayo menulis puisi untuk memperebutkan ANUGERAH HAK ASASI MANUSIA. Deadline 10 Desember 2022 | Apabila dalam 30 Hari, karya yang anda kirimkan di Negeri Kertas tidak dimuat, secara otomatis karya tersebut statusnya dikembalikan.

Media Sastra dan Seni Budaya

email nkertas@gmail.com | WA 628888710313

8 Jul 2022

Puisi Moh. Zainur Rozy | Selamat Tinggal Februari

 Moh. Zainur Rozy |

Selamat Tinggal Februari

Hari terakhir menyeduh setetes embun

Sebab gerimis dan hujan lebat kembali turun

Membasahi wajah penuh amarah dan dengki

Menyebet sejuta dedaunan mati, terbakar


Malam bersama gugusan bintang

Tanpa cahaya rembulan di singgasana

Bertajuk perih, bersajak sedih

Dan pecahan kaca yang memantulkan wajah


Hari ini

Terakhir kuucapkan selamat pergi

Memenggal waktu dan merajut mimpi

Bersama istiqamah ku berdiri

Annuqayah, 28 Februari 2022







E:\father-and-son-2258681_960_720_muybi3.jpg


Moh. Zainur Rozy Lelaki yang lahir dengan deraian syukur  23 Mei 2003, menginjakkan kaki pertama kali di tanjung, Gedang-gedang, Batuputih, Sumenep. Mencari jati diri  di PP. Annuqayah Lubangsa, mengabdi sebagai santri yang bergiat di kepengurusan Ikatan Santri Batuputih (Iksbat). Mengikuti alur kehidupan bersama Liur Pena Sastra (Lipensa), Sanggar Pangeran, Istana Pers Jancukers (IPJ)., bisa menjalin silaturrahim lewat E-mail kakakzain2003@gmail.com dan Ig Gelenk_Gelenk.


INFO BAWAH

Cara kirim tulisan ke Negeri Kertas: Tulis karya anda berupa puisi/cerpen/artikel + biodata narasi + foto penulis atau gambar ilustrasi, semuanya dalam satu lampiran MS Word. Kirim ke email nkertas@gmail.com