Puisi Pemberat Hidup | Karya: Nikmatul Afifa - negerikertas.com

INFO ATAS

LEMBAGA INDEPENDEN DI BIDANG PENDIDIKAN LITERASI, SENI BUDAYA, DAN SASTRA.

17 Mei 2022

Puisi Pemberat Hidup | Karya: Nikmatul Afifa

 Pemberat Hidup |

Karya: Nikmatul Afifa 


Pilu menusuk kalbu

Menjadi timbangan pemberat hidup

Menyusahkan setiap jiwa yang hadir di bumi

Meresahkan orang tercinta


Keseimbangan tak kunjung datang dengan cepat

Raga seperti angin yang berhembus kencang

Raga terus merintih dalam diam

Raga bisu dalam perbuatan


Kalbu belum mengerti potensi

Melangkah jauh lalu terjatuh

Kupaksa bangkit untuk melaju

Meraih semua bintang diangkasa









Arti dari puisi :

Seorang anak yang menjadi beban orang tuanya, merasa bahwa dirinya tidak bisa apa-apa untuk membahagiakan orang tuanya, tapi seketika tekad mulai berkecamuk di dalam dirinya yaitu tekad untuk menjadi orang yang sukses dan bisa membahagiakan orang tuanya. 

(@afifah.fifaa)









INFO BAWAH

NB: Untuk saat ini, Negeri Kertas belum bisa memberikan honor untuk karya (Puisi/Cerpen) yang tayang.