Puisi A. Warits Rovi, - negerikertas.com

INFO ATAS

Ayo menulis cerpen atau puisi untuk memperebutkan Anugerah Kesaktian Pancasila. Deadline 1 Oktober 2022 | Kirim ke email nkertas@gmail.com

Media Sastra dan Seni Budaya

email nkertas@gmail.com | WA 628888710313

14 Feb 2022

Puisi A. Warits Rovi,

 KOMPROMI TIGA LEMBAR DAUN

1

aku daun yang tak muda, juga tak tua

dahan tabah, menjadi kampung kita

berpeluk dalam bayangan musim yang tiba

dengan seratus kemusykilan; perihal mungkinkah

getah menjadi bunga? dan bisakah putik dijilat purnama

setelah subuh dipecah cahaya merah?

 

tapi ranting yang tak lain adalah orangtua kita

mengiyakan semua kemusykilan dengan doa-doa

sambil menunjuk pada warna buah; yang hijau bisa kuning

yang kuning bisa merah, dan yang merah bisa memuntahkan

biji ke rahim tanah

 

katanya “kemusykilan selalu berhadap-hadapan dengan

kemungkinan.”

 

selama kita abadi jadi daun berzikir di ketiak ranting

seraya mengingat kekuatan lain dari balik hening

 

2

aku daun muda, belajar mencicip rasa angin

jatuh gigilku hingga malam hari

dan ibu ranting memperlihatkan seekor burung

yang menginap di punggungnya, dengan kilau bulu

bertumpang gelap dan pengap, kepala diselimut sayap

mendengkur dalam lelap

mengenalkanku pada kenyataan

bagaimana hidup kadang dijalankan tanpa kendali si tuan

dan kita sekadar lekat sepintas atau selintas

pada ranting sintas

sebelum musim lain datang dengan tangan angin

yang bisa merampas segala ingin

 

3

tinggal langit berdada delima yang kulihat

menepikan gulungan kabut ke dalam mata seorang kakek

setua aku; daun kuning yang pucat bersandar kenagannya sendiri

 

gagang rapuhku lengan tirus

yang menggapai-gapai tangan musim

sambil terus berdoa, sambil terus menata silsilah

dari susunan daun ceking di pundak ranting

setelah semua paham bahwa yang tak bisa ditawar adalah masa kering

sebagai jalan pulang kita yang cantik

elok, tanpa riasan gincu, menanti setiap waktu.

 

Gapura, 2022



A. Warits Rovi, lahir di Sumenep20 Juli 1988, karya-karyanya dimuat di Kompas, Tempo. Jawa Pos, MAJAS, dll. Buku kumpulan cerpennya yang telah terbit “Dukun Carok dan Tongkat Kayu” (Basabasi Yogyakarta, 2018). “Kesunyian Melahirkanku Sebagai Lelaki” (Basabasi Yogyakarta, 2020). Buku puisinya yang berjudul “Ketika Kesepian Pecah Jadi Ribuan Kaca Jendela” terpilih sebagai pemenang II di Pekan Literasi Bank Indonesia, 2020. Juara I Lomba Cipta Puisi Nasional Tulis.me, 2021. Juara I Lomba Cipta Puisi Hari Bumi tingkat nasional FAM 2017. Juara II Lomba Cipta Cerpen ICLaw Green Pen Award 2019. Juara II Lomba Cipta Cerpen Remaja tingkat nasional FAM 2016, dll. Juara II Lomba Cipta Cerpen nongkrong.co, 2021. Berdomisili di Dusun Dik-kodik RT. 007 RW. 002 Desa Gapura Timur, Kec. Gapura, Kab. Sumenep. Email: waritsrovi@gmail.com. WA. 087866326277. FB: Warits Rovi.



INFO BAWAH

Cara kirim tulisan ke Negeri Kertas: Tulis karya anda berupa puisi/cerpen/artikel + biodata narasi + foto penulis atau gambar ilustrasi, semuanya dalam satu lampiran MS Word. Kirim ke email nkertas@gmail.com