Puisi : Ruangyu Litatya - negerikertas.com

INFO ATAS

Ayo menulis puisi untuk memperebutkan ANUGERAH HAK ASASI MANUSIA. Deadline 10 Desember 2022 | Apabila dalam 30 Hari, karya yang anda kirimkan di Negeri Kertas tidak dimuat, secara otomatis karya tersebut statusnya dikembalikan.

Media Sastra dan Seni Budaya

email nkertas@gmail.com | WA 628888710313

24 Feb 2022

Puisi : Ruangyu Litatya

 JIKA MAMAKU LAUT

Oleh: Ruangyu Litatya


Jika mama laut, dan kita anak-anak ombak

Izinkan aku nakal sejenak

Mencipta deru dan kecipak

Bermain Congklak bersama kawanku si angin


Jika mama laut, dan kita anak-anak ombak

Perkenankan kubenci bakau,

Perihal ketersesatanku di rawa yang membikin rasaku payau


Jika mama laut dan papa pantai

Pastinya aku menyusup lihai

Berguling manja di tengah, niscaya tak perlu lagi aku sekolah


Jika mama laut yang katanya biru,

Maka aku ingin kuning saja

Supaya papaku hijau, lembut bagaikan puding lumut


Jika mama laut, dan lilin itu senja

Aku akan memilih jadi salju

Biar Beku itu sang waktu


Lumajang, 24 Februari 2022


 

Ruangyu Litatya, aktif bekerja di salah satu Puskesmas di Kabupaten Lumajang.

Tergabung dalam kelas literasi Competer Indonesia, Ruang Kata, Kelas Puisi Alit(Kepul), pernah menjadi anak didik AIS(Asqa Imagination School)

IG: ruangyu_litatya, No Wa: 081359572918 


INFO BAWAH

Cara kirim tulisan ke Negeri Kertas: Tulis karya anda berupa puisi/cerpen/artikel + biodata narasi + foto penulis atau gambar ilustrasi, semuanya dalam satu lampiran MS Word. Kirim ke email nkertas@gmail.com