[NOMINASI] PUISI RINA DWI RAHMAWATI - negerikertas.com

INFO ATAS

Anugerah Sastra Negeri Kertas adalah karya yang masuk trending dan sekaligus mendapat penilaian tertinggi dari dewan kurator.

Media Sastra dan Seni Budaya

Tempat ngumpulnya inspirasi dari orang-orang hebat yang belum banyak terekspos media.

26 Feb 2022

[NOMINASI] PUISI RINA DWI RAHMAWATI

 Lima Jalan Luka 

Jalan pertama//

buram bulan merenungkan malam 

kunang-kunang berpendar-pendar merayakan sunyi 

seraya menunggu taman melekat lumut gersang 

tanpa bunga bersekat kisah-kisah tua. 


“coba renungkan, surat terakhir yang kau layangkan bersama mentari,

: menguji perjanjian yang paling waras, rupanya kau lupa, gerimis menghapusnya, kusut tak bernama.” 


Jalan kedua//

aku bagai akar: yang menggantung pada setiap perkataan 

juga ranting-ranting kecil: yang mengundang setiap bait-bait keindahan berbaris 

merangkum mata bening musim, namun angin darat mendahuluinya 

dengan serangkaian pikiran yang jatuh dan pulang bersama keramaian ombak. 


“dahulu, [kita] lupa: kesetiaan dilubangi, anak-anak tangga tergusur, doa perjamuan lenyap.” 


Jalan ketiga//

pada malam suram tertuliskan sakit tanpa jeda 

seperti cahaya bulan yang mengasingkan diri 

sebab detak akan silih berganti seperti pucuk mawar yang jatuh 

di cambuk terik. 


: [kita] tak lagi mengunjungi senja di padang nan syahdu, 

Juga nama-nama cinta yang diterjemahkan, terlalu cepat menua.”  


Jalan keempat//

kota tua tiada lagi bermula, kursi besi tak lagi hangat 

dari luka yang mendalam, aku mengakhiri rindu ini 

dengan malam tanpa bintang, tangan terkatup: perih 

hati memar hingga ke ujung karang-karang tajam. 


“kelak; kau tahu: bahwa kejujuran tak pernah menanggalkan nyawanya pada gemuruh hujan, dan tiada noda yang menempel pada putih nadinya.”   


Jalan kelima//

sebelum fajar mengangkat wajahnya 

apakah seorang perempuan harus berduka menatapnya? 

dengan bibir yang pucat, 

dengan air mata yang berkali-kali membangunkan sepertiga malam 

menyusuri kisah dan kasih yang mati. 


: oh, Tuhanku. PadaMu aku bersujud.” 


Ponorogo, 26 Februari 2022


Tentang Penulis


Rina Dwi Rahmawati, lahir di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Salah satu Kabupaten yang terkenal dengan kesenia Reyognya . Penulis pernah menerbitkan salah satu cerpennya dalam buku “Buah Kesabaran” dan beberapa buku antologi puisi.  Nomor WA : 085235338343 Akun Facebook : Rahma Wati


INFO BAWAH

Cara kirim tulisan ke Negeri Kertas: Tulis karya anda berupa puisi/cerpen/artikel + biodata narasi + foto penulis atau gambar ilustrasi, semuanya dalam satu lampiran MS Word. Kirim ke email nkertas@gmail.com