Puisi Dewis Pramanas - negerikertas.com

INFO ATAS

Ayo menulis puisi untuk memperebutkan ANUGERAH HAK ASASI MANUSIA. Deadline 10 Desember 2022 | Apabila dalam 30 Hari, karya yang anda kirimkan di Negeri Kertas tidak dimuat, secara otomatis karya tersebut statusnya dikembalikan.

Media Sastra dan Seni Budaya

email nkertas@gmail.com | WA 628888710313

25 Feb 2022

Puisi Dewis Pramanas

 MENUNGGU MATI


Oleh: Dewis Pramanas


 


Menjejaki bagian titik paling rendah


Terinjak-injak oleh gerombolan pencuri


Mereka menatap nanar 


Mereka bersembunyi dari topeng perubahan


Angkuh melenggang berpose


Di tempat-tempat memanjakan mata


 


Sedang dari dalam gubuk beratap bambu anyaman


Anak rimba meringkuk lapar


Tetiba hujan menembus genting


Airnya masuk dan menggenangi teras penuh lumpur


Ada wajah-wajah murung menggantung harapan


Yang sekian lama dikoyak getir prahara


Jiwanya semerbak aroma kemboja menyengat


 


Jeratan kelabu dunia terus mengulang


Mamantik kobaran api angkara membumbung


Detik demi detik bergulir


Bom tertanam dalam tubuh


Menunggu


Meledak


 


Subang, 24 Februari 2022


 


Dewis Pramanas,  lahir di Subang, 1 Maret 1987. Pria sederhana yang memiliki hobi menulis puisi dan bernyanyi ini berdomisili di Subang, Jawa Barat, aktif dalam Komunitas Menulis Daring (KMD) ellipsis. Karyanya pernah termuat di beberapa buku antologi puisi, bisa temukan jejaknya di FB: Dewis Pramanas, WA: 083112606854



INFO BAWAH

Cara kirim tulisan ke Negeri Kertas: Tulis karya anda berupa PUISI/CERPEN/ARTIKEL + BIODATA narasi + FOTO penulis atau GAMBAR ilustrasi, semuanya dalam SATU LAMPIRAN email file Ms Word. Bagian paling atas bertuliskan JUDUL KARYA + NAMA PENULIS. Kirim ke email nkertas@gmail.com