Puisi: Bunga Sedap Malam Tersibak Lumpur | Winda Listyani - negerikertas.com

INFO ATAS

Ayo menulis cerpen atau puisi untuk memperebutkan Anugerah Kesaktian Pancasila. Deadline 1 Oktober 2022 | Kirim ke email nkertas@gmail.com

Media Sastra dan Seni Budaya

email nkertas@gmail.com | WA 628888710313

20 Des 2021

Puisi: Bunga Sedap Malam Tersibak Lumpur | Winda Listyani


Bunga Sedap Malam Tersibak Lumpur 

di ujung jalan yang terputus, pupus

pohon yang dulu tegak berdiri, telah tumbang

gelap telah merenggut keindahan mekarnya

sunyi...

senyap, ditinggalkan nyanyian malam.

angin dan hujan malam itu, meninggalkan badai

menyisakan sayat luka pada ngarai yang landai


hampa, tanpa rasa, tanpa raga

harumnya tak lagi tercium

suram, bentuk tak teraba

semua yang tersisa telah terenggut 

dan terkulum habis

pada lumpur dosa ketika malam badai 

wanginya membeku, lesu

tak ada bau harum seperti malam-malam sebelumnya. 


INFO BAWAH

Cara kirim tulisan ke Negeri Kertas: Tulis karya anda berupa puisi/cerpen/artikel + biodata narasi + foto penulis atau gambar ilustrasi, semuanya dalam satu lampiran MS Word. Kirim ke email nkertas@gmail.com