.

MUSIK    TEATER    SENI RUPA    FILM    SASTRA    ESAI    PUISI    CERPEN    DOK.VIDEO    WORKSHOP    ANTOLOGI    INSPIRASI    RESENSI BUKU    PROFIL   
Home » » CERPEN: Hilang Ditelan Waktu

CERPEN: Hilang Ditelan Waktu

Posted by NegeriKertasCom on 21 Jan 2019



      Aku memang tidak perlu munafik apalagi berpura pura baik , mengatakan pada dunia bahwa hatiku baik baik saja dan bisa menerimanya dengan suka rela , suatu saat nanti mungkin saja aku bisa melupakan serta mengiklasnya tapi tidak untuk saat ini ,disaat hatiku benar benar dipenuhi benci dan kurasa aku sangat manusiawi sekali ketika mengingat dua penghianat itu aku benar benar kehilangan sisi lembutku yang terkenal slama ini

Lebih perih dari luka dijariku yang sering kudapatkan ketika mengiris bawang , serta membuat mata kecilku banjir  karna pedihnya yang terasa menusuk
 irisan bawang kali ini, bercampur sakit yang menggerogoti hatiku sekarang serasa begitu sempurna penderitaan yang kuterima

Persahabatan ,bahh omong kosong ketika diluar sana kulihat masih banyak yang mengelu elukan serta tak sedikit yang membuat caption kata kata keren tentang arti sahabat , ketulusan serta pengorbanan yang diberikan oleh seorang sahabat yang memang pantas untuk dibanggakan ,serta puja puji tentang makna sahabat sejati yang bersamanya barangkali kita bisa meraih mimpi dari suport serta dorongan dorangan semangat yang tidak pernah bosan diberikan saat kita kehilangan semangat serta harapan , kata kata penyemangatnya seperti infus yang membuat kita kembali punya tenaga , serta gairah untuk memunguti kembali harapan yang sempat hancur berserakkan ,menyusunnya untuk kembali berbentuk, dengan teriakkan yang didengungkan setiap waktu ketika menemukan diri kita layu

"Friend semangat aku yakin kamu bisa  ,fithing" , senyum manis yang dibentuk dibibirnya yang tipis ,serta jari tangan yang mengepal , menjadi obat mujarab ketika kita mulai sekarat ,menjadi vitamin yang membuat kita terlihat kembali kuat
Sahabat dulu buatku juga sangat bernilai sekali bahkan aku juga tidak ketinggalan memposting tentang bahagianya memiliki teman ,kawan kawan yang tidak letih berbagi kebahagian ,tawa serta tidak pernah keberatan berbagi duka

Tapi setelah kejadian itu semua mendadak sirna , menumbuhkan ragu tentang arti ketulusan itu , mendengar orang lain masih mau menyanjung serta membicarakan sahabat mereka membuatku serasa ingin memaki saja masihkah kau percaya sahabat sejati dengan ketulusannya benar benar ada ?
Atau akulah yang tidak seberuntung mereka memiliki sahabat baik sampai akhir hayatnya, atau barangkali mereka hanya menunggu waktu serta gilirannya untuk menjadi sepertiku ,dibohongi serta ditikam sahabat baik sendiri

Sahabat serta pacarku berkolaborasi dengan sangat apik guna meluluh lantakkan hati serta kepercayaanku slama ini , serasa menancapkan pisau beracun tepat dijantungku membuaku terasa mati seketika dan dunia kurasa juga ikut berhenti saat itu juga ,aku bukan anak SMA lagi tapi tangisku tak bisa kubendung lagi menjebol tanggul tangguh yang coba kubangun ,aku meraung raung dalam tangisku berharap airmata yang membanjir sedikit menghanyutkan perihku tapi kurasa sia sia sakit itu teramat sangat perihnya sungguh aku mengutuk mereka tak pernah terlintas sedikitpun dalam benakku bahwa yang mengambil pacarku adalah sahabat yang kusayangi selama ini tak pernah terfikir olehku bahwa pacar yang sangat ku cintai berselingkuh dengan sahabat pacarnya sendiri ,betapa naifnya aku ,ternyata  ada benarnya bahwa yang rentan menghianati kepercayaan kita justru adalah orang terdekat yang kita sayang
Henang ,susan mengeja nama mereka sekarang serasa ditusuk oleh ribuan jarum dijantung

************

"Yang, kamu bisa antarin susan pulang tidak ? Bayu katanya tidak  bisa jemput dia sibuk dengan kerjaannya "kataku menepuk pundak henang dari belakang
"Dia kan bisa naik angkutan umum" jawab henang seolah keberatan
"Alah yang ,kasihan malam malam cewek cakep disuruh pulang sendirian ,ntar diculik orang aku tidak siap bertanggung jawab sama pacarnya "rayuku dengan senyum yang kubuat semanis mungkin sembari tanganku memijat mijat pundaknya

" aku janji bakal jadi pacar terbaik untuk saat ini dan jadi istri yang terbaik untuk nanti , antarin susan pulang yach ! aku tidak tega menyuruhnya pulang sendirian ,kalau kamu masih tidak mau biar aku yang antarin, biar aku diculik cowok cakep dijalan dan mengucapkan bay bay sayang "
"Ih paling pinter ngancam orang , tapi sayangnya senyummu masih kalah manis dari teh buatan mamamu "

"Haistt senyumku yang kalah manis dari teh buatan mamaku ini , nyatanya mampu membuatmu disampingku empat tahun lamanya "kataku mengingatkan  ,yang pahit kayak senyumku itu obat manis itu penyakit hehehehe"ledekku yang dibalas cubitan henang dipipiku
"Yach yach sini kunci motornya "kata henang akhirnya ,aku membututinya dari belakang sementara kulihat susan sudah menunggu didekat  pagar

"Makasih san udah bantu aku dan mama masak masak hari ini "
"Hati hati yang jangan ngebut ngebut ,jangan sampai lecet atau tergores mesti utuh nyampe rumah "candaku pada henang diikuti senyum kecil dari susan
"aku pulang dulu ken,makasih juga buat kuenya mamaku pasti senang "
"Sama sama"

Aku melambaikan tanganku, sampai bayangan henang dan susan menghilang ditikungan jalan
Sebelum akhirnya aku bergegas masuk kembali kedalam melanjutkan beres beres rumah yang berantakkan hari ini dirumahku  mama baru saja mengadakan syukuran .
kenangan indah bersama mereka  kini menari nari dikepala, jangan lagi sebut cinta jika pada akhirnya inilah jawabannya ,jangan ucap setia jika ujungnya sebuah penghiantan balasannya
Susan cewek cantik dengan rambut sebahu itu , sudah menjadi sahabatku sejak kita duduk dibangku SMK ,kebetulan kita juga memilih jurusan yang sama yaitu management perkantoran ,setelah lulus kuliah dia bekerja disebuah hotel ternama dipulau dewata ,sementara aku memilih untuk tidak melanjutkan kuliah dan memutuskan untuk secepatnya mendapat pekerjaan dan menghasilkan uang ,makanya aku memutuskan untuk ikut training spa massage and therapy  dibali atas rekomendasi tanteku yang memang sudah senior dibidang itu  setelah lulus dan mendapatkan sertifikat serta keahlian spa massage dan therapy aku mendapatkan kontrak pertamaku ke maldives dengan kontrak awal selama enam bulan ,walau terpisah jarak serta pekerjaan tak membuat persahabatanku dengan susan menjadi renggang ,kami slalu berkirim kabar berkumpul jika kebetulan mendapat jatah libur ,bisa dipastikan juga jika sedang tidak sibuk susan slalu menyempatkan menjemputku dibandara jika kontrakku ber akhir dan kebetulan aku pulang keindonesia persahabat kami benar benar indah pada awalnya, buatku memiliki seorang susan sebagai teman sudah cukup,  aku tak butuh lebih banyak lagi jika mempunyai  teman lebih banyak terkadang malah menjadi sumber masalah apalagi buat orang sepertiku yang memang tidak ahli bersosialisasi , dilingkungan kerja dan teman teman sejawatku aku terkenal sebagai cewek tertutup yang kata mereka aku tidak gaul sama sekali, lebih suka mendekam dikamar sepulang kerja , atau betah slimutan seharian menghabiskan waktu libur hanya dengan menonton drama, terlalu sering menolak ketika diajak hang out sekedar jalan jalan kemall dan pusat perbelajaan  atau menikmati gemerlapnya akhir pekan diclub malam  , tapi dilain sisi kata mereka juga, jika sudah bereaksi aku malah menjelma cewek gila yang sesungguhnya sangat asyik sekali 
Yach aku masih ingat dengan  kejadian waktu itu disebuah club teman temanku mendadak menganggapku begitu hebat  ,ketika seorang bule iseng kubuat ciut, ntah keberanian darimana yang membuatku tiba tiba bisa mengeprak meja dengan wajah yang kata teman temanku terlihat garangnya hingga membuat bule itu berkata sorry dan menjauh dari meja kami

"Wuih keren nya kenya kalau sudah begini "puji evelin seraya mengarahkan gelas winenya kearahku
"Tos "kataku mengangkat gelas jus tomatku sedikit merayakan kemenangan yang barusan kami lakukan .
itulah sedikit gambaran tentang aku kenya pravita gadis berusia dua puluh lima tahun seorang terapis spa yang bekerja  keluar negeri menandatangani kontrak paling singkat selama enam bulan dan paling lama setahun baru mendapat jatah pulang untuk libur. 
dua minggu kurasa terlalu singkat untuk mencairkan rindu yang kubekukan setahun lamanya ,sebenarnya aku berharap mendapatkan lebih lama lagi agar bongkahan bongkahan kangen itu benar benar terkikis habis dari dadaku ,beruntunglah aku memiliki seorang pacar yang bisa kubilang sabar , menjalani hubungan jarak jauh tanpa mengeluh ,justru akulah yang terkadang merasa bimbang memikirkan hati serta perasaan henang membuatku terlihat egois serta lebih mementingkan diri sendiri disaat pasangan yang lain bisa lebih sering menghabiskan waktu bersama ,henang malah slalu datang sendirian saat menghadiri undangan pernikahan teman temannya

"Punya pacar tapi jomblo itu kamu nang, tiap undangan kok datang slalu sendirian ,sudah ditukar tambah saja sikenya " begitu kata henang menceritakan ledekan teman teman via telfon waktu itu,aku tertawa mendengar ceritanya

"Ditukar tambah dengan sapi siapa yang?godaku
"Sapi tetangga ada yang lebih imut dari saya yach "tambahku lagi
"Yang lebih imut banyak , tapi yang bisa setia itu yang aku ragu "jawabnya diplomatis

Mendengar ini membuatku merasa begitu bangga ada letupan kebahagian yang memecah didadaku seketika, kutahu henang menaruh harapan serta kepercayaan yang besar padaku,dan itu yang menjadikan aku makin merasa bersalah lantaran slalu mengulur ulur waktu atas  keinginan henang  untuk mengakhiri hubungan ini pada pernikahan , aku tahu walau henang sendiripun tak pernah memberi batas waktu sampai kapan aku benar benar siap dipinang
selama apapun aku akan sabar menunggu slalu itu yang dikatakan henang padaku ,ntahlah untuk kesekian kalinya hatiku gundah , bimbang yang sering bertandang bukan lantaran aku meragukan ketulusan serta kesanggupan henang menunggu ,tapi lebih kepada diriku sendiri yang masih belum sanggup menentukan kapan , haruskah aku mengambil keputusan sekarang ? menyuruh orang yang kucintai pergi walau mungkin ini kukatakan dengan setengah hati ,memutuskannya  sama saja seperti memutus jantungku sendiri, tapi membiarkan dia terus menunggu seoalah aku membangun penjara atas nama cintaku , kehilangannya sama saja seperti aku melenyapkan tawaku tapi kebahagian henang juga  begitu penting buatku sekarang

"Hen, panggilku serupa bisikan
"Yach "sahutnya tak kalah pelan
"Atau kita putus saja " ucapku tiba tiba memecah sunyi yang terjadi beberapa menit tadi
"Apa"suara henang terdengar lebih keras kali ini mungkin dia meragukan pendengarannya sendiri
"Atau lebih baik kita putus "kataku mengulangi
"Kamu becanda atau serius ken"? Suara henang kudengar tidak senang

"Aku hanya memberi saran , memberimu pilihan , aku tidak benar benar serius kok ,  aku cuma memikirkan mungkin saja kamu kesepian disana "kataku berharap henang tidak tersinggung dengan penjelasanku barusan
"Jangan menjadikan aku alasan jika kamu sendiri yang merasa bosan "
"Maaf ,sebenarnya bukan itu maksudku hen,hanya saja "aku tidak berani melanjutkan kata kataku sendiri membayangkan berpisah dari henang membuatku sedikit ngeri
"Hanya apa"?  Sahut henang menunggu penjelasku selanjutnya
"Kenapa diam ken"? Hanya apa "? Tanya henang mulai dihinggapi penasaran
"Sudah mulai tergoda dengan bule bule keren disitu "?
"Bukan "
"Lalu , ? Jangan suka menyimpulkan sendiri tentang perasaanku ketika kamu jauh dari aku ,jika kamu benar benar peduli denganku segera pulang kita menikah sekarang "
"Maafkan kata kataku barusan  yang, aku sadar belum benar benar jadi pacar yang baik buat kamu ,kamu tahu sendiri kan aku belum genap satu minggu diturkey"
"Kamu pacar yang baik kok  ken ,dengarkan !aku sayang kamu ,jangan pernah memintaku pergi ,aku akan menunggumu ,slalu "
"Terimakasih yang tlah memberi banyak waktu"
"Titip hatiku kenya"
"Aku akan menjaga sebaik baiknya yang"
begitulah nyaris tak pernah terjadi pertengkaran yang berarti diantara kami , henang kurasa adalah hadiah Terbaik yang Tuhan kirimkan

******************

Setahun akhirnya berakhir juga, hari masih sangat pagi ketika aku sampai dikamarku  ,aku mencium dan menepuk nepuk bantalku memeluk erat  untuk beberapa saat aroma yang slalu kurindukan ketika aku berada dinegeri orang ,suara ayam jago tetangga bagiku adalah kidung alam paling merdu yang kudengar gemerisik daun yang saling bergesek dibelai  angin laksana pembawa pesan damai dari khayangan  , angin pagi kampung halamanku membawa wangi surga kurasa, aku berdiri didepan jendela kamar yang kubuka lebar lebar aku menyesapnya dalam dalam memenuhi paru paruku dengar udara segar  ada bungah yang ikut berhembus bersamanya ,aku tersenyum membayangkan betapa nanti terkejutnya henang melihatku sudah berdiri didepan pintu aku sengaja tidak mengabari henang maupun susan tentang kepulanganku hari ini ,aku berbohong dengan mengatakan bahwa kontrakku diperpanjang tiga bulan karna menggantikan seorang teman

Aku bergegas membongkar koperku ,meraih kaftan merah jambu bersulam benang emas itu susan pasti terlihat cantik mengenakannya ,aku sendiri memilih warna hitam dengan model serta motif yang sama dengannya aku memang sering memberi susan dengan barang barang yang sama sebagai oleh oleh ketika aku pulang

Aku bergegas kekamar mandi setelah membungkus oleh oleh untuk henang serta susan ,tak lupa abaya biru serta baju koko untuk calon mertua ,ada senyum kecil dibibirku betapa bahagianya aku memiliki mereka orang orang terkasihku

"Hen…" panggilku bergegas masuk keruang tengah mencari keberadaannya
"Susan " sebutku dengan suara heran ,ketika kulihat ia berselonjor kaki disofa abu abu itu

"Kenya "balasnya tak kalah kagetnya denganku ,cepat cepat ia berusaha untuk duduk tegak ,dengan wajah yang tiba tiba terlihat pucat seperti ketakutan melihatku ,bukan kah biasanya ia slalu berlari memelukku mencium serta mengacak ngacak rambutku sebagai tanda bahwa ia senang dengan kepulanganku

Mataku tak bisa beralih darinya dengan kebingungan yang tiba tiba memenuhi kepala ,ini masih terlalu pagi untuk menerima tamu seperti susan menurutku, dengan hanya mengenakan daster ,rambut yang diikat seadanya serta  wajah yang terlihat polos seperti baru bangun dari tidur dan yang lebih membuatku bertanya tanya perut yang terlihat membuncit itu  apakah susan menikah tanpa memberi tahuku ,jika benar dugaanku susah tlah menikah seharusnya sepagi ini dia masih berada dipelukkan suaminya bukan disini , dirumah henang. Pemandangan yang kulihat sekarang membuatku begitu penasaran .

"Kenya "suara yang teramat sangat ku kenal aku membalikkan badanku kulihat henang sudah berdiri didepan pintu dengan tangan yang kulihat menjinjing tas berisi sayuran ia terlihat begitu gugup menatapku

Aku menarik nafasku menenangkan hatiku yang mulai riuh menyingkirkan dugaan duguanku ,takut untuk kusimpulkan sendiri semoga yang kulihat ini bukan pertanda buruk buatku begitu doaku
"Yang " henang mendekat ,kutatap wajah yang sangat kurindukan itu dalam dalam ,pipinya  sedikit lebih tirus ,kurasa henang kehilangan beberapa berat badannya itu terlihat dari badannya yang terlihat kurus dari satu tahun yang lalu
"Kenya " tiba tiba henang bersimpuh memeluk kakiku dengan tangis yang memecah serta suara yang terbata bata

"Maafin aku ken! kau berhak marah ,kau bebas mengutukku ,kau boleh memakiku sepuasmu ,aku pantas menerimanya ,aku telah menghancurkan cita cita dan mimpi kita "
Degg kurasa jantungku berhenti berdetak ,dunia serasa berputar putar sekarang ,apakah dugaan dugaan yang tadi coba kusingkirkan ternyata benar , aku terpaku ditempatku berdiri dengan airmata yang mulai menderas hujan serasa ribuan petir menyambar nyambar tubuhku aku berusaha tetap berdiri menahan tubuhku untuk tidak ambruk  ,rencana  yang kususun sebelum pulang kini hancur serupa debu  berterbangan untuk kemudian menghilang ,musnah sudah mimpi indahku ,kenyataan pahit yang membuatku harus terjaga, bangun dan kemudian menerima nasib ,niatku memberi kejutan henang atas kepulanganku nyatanya akulah yang nyaris mati terkejut ,aku sudah berniat kepulanganku kali ini mengajak henang menikah aku tak akan membuat henang menungguku lebih lama lagi, tapi sebelum semua sempat kusampaikan mimpi indah itu berantakkan ,bukan aku yang menjadi nyonya henang pada akhirnya  ,melainkan susan sahabatku yang sekarang sedang menunggu waktu menjadi ibu bagi anak anak henang padahal dulu akulah yang slalu membayangkan anak anak henang berada dalam rahimku dan susan tahu akan hal itu ,aku slalu bercerita  tentang mimpi serta cita citaku bersama henang padanya tentang konsep pernikahan kami nanti ,rumah yang akan kami tempati setelah menikah ,serta rencana untuk memiliki banyak anak tapi kenapa ia tega mengambil tempatku? ,mengantikan posisiku ?kenapa?
henang yang slalu bangga dengan kesetianku ,kenapa ia malah tidak setia padaku , aku menjaga hatinya untuk tetap utuh walau aku slalu jauh ,   tapi kenapa ia malah meremukkan hatiku ,ia slalu bilang bahwa anak anaknya nanti ingin berambut ikal seperti aku mamanya, tapi lihat !siapa mama dari anaknya sekarang?bukan aku .
mereka berdua begitu sempurna bersandiwara , bahkan aku tak menemukan perubahan apa apa pada henang yang membuatku curiga ,begitu tololkah aku ?hingga bisa dibodohi selama itu ? Aku bergerak mundur kurasa kakiku tlah dibanjiri henang dengan airmatanya aku bergegas keluar setelah menemukan kembali kesadaranku tanpa mempedulikan lagi teriakkan henang yang memanggil namaku serta isak tangis susan yang membuat sakit telingaku yang ada dibenakku saat ini susan adalah perempuan mengerikan, mereka berdua membuatku muak sekarang

************

"Sejak kejadian itu aku lebih senang mengurung diri dikamar ,menangis sepuasnya, membajiri bantalku dengan airmata, aku tidak harus berpura pura kuat jika nyatanya aku sedang sekarat atau harus terlihat tabah dengan luka luka dihati yang slalu mengalirkan darah .aku merayakan kekalahanku dengan menangis sejadi jadinya , kukuras habis sampai ia tidak akan mengalir lagi ,jangan bilang itu mudah untuk kulakukan ,aku menyusut kembali airmata yang menggenang disudut mataku butuh berapa lama ?  Agar semua menjadi tawar
Sesakit inikah dibohongi , seperih inikah dihianati?
Seandainya waktu itu henang menyetujui keinganku untuk mengahiri semuanya mungkin saja aku tidak seterluka sakarang
Seharusnya henang jujur padaku bahwa ia tlah bosan menunggu bukankah waktu itu aku memberinya pilihan serta keleluasaan untuk tetap bersamaku atau meninggalkanku mungkin saja aku akan merasa lebih rela dia memilih siapa saja sebagai pengantiku dihatinya, tidak begini dan seperti , ini sangat kejam sekali
Seharusnya ,seharusnya ,seharusnya bibirku tak henti hentinya mencerau ,aku masih tidak bisa menerima ,kenyataan ini terlalu sulit dan aku terlalu sakit
********
"Ken, mama sudah duduk disisi ranjangku
"Bangun , ada bayu didepan , jangan terus terusan begitu nak! Ini sudah cukup untuk tetap menangisi yang terjadi, belajar iklas yach,  mungkin sudah menjadi takdir susan dan henang ,kamu harus merelakan nya " usap mama mengelus rambutku
"Ayo bangun temui bayu "!
"Yach mama keluar duluan "
"Senyum dong cewek cantik ! "Sambut bayu ketika melihatku aku menjatuhkan tubuhku  disofa tepat duduk disampingnya
"Bagaimana kabar hatimu bay " tanyaku
"sudah tidak sesakit apa yang kau rasakan sekarang"ledek bayu dengan senyumnya yang khas
"Bagaimana kalau giliran kita jadian "?tambah bayu dengan tawa yang mulai mengeras
" gila loe bay "
"Menjadi gila itu menurutku malah banyak temannya justru menjadi waras bakal sendirian "
"Kok loe ga cerita bay ,waktu itu kalau sebenarnya putusmu karna henang "?
"Aku memikirkan hatimu ken, aku kasihan kau dinegeri orang sendirian , menangani patah hati disaat seperti itu kurasa akan menyulitkan mu ,kau mesti kerja kurasa akan menjadikanmu tidak fokus takutnya bukan minyak essensial yang kamu ambil melainkan minyak tanah, bisa kebakaran itu spa "
"Hahahaha"kali ini aku benar benar tidak bisa untuk tidak tertawa dibuatnya
 "Yach ,sambung bayu mengangguk angguk
"karna tidak hanya konsentrasimu yang terpecah tapi hatimu juga terbelah ,sebenarnya aku sempat curiga sih dengan perubahan susan waktu itu, tapi aku tidak mau berburuk sangka dengan menduga duga sendiri ,aku mulai sering berantem dan berselisih faham pokoknya bedalah "kata bayu menjelaskan
"Aku pingin kamu tahu sendiri ,bukan dari katanya dan bukan dari siapa siapa "
"Makasih yach bay sudah memikirkan hatiku "
"Sama sama korban harus saling melindungi ,menyemangati ,bukankah itu yang diajarkan bu guru ken"?
Aku mengulurkan tanganku ,kearah bayu ia malah kebingungan tidak faham dengan maksudku
"Salaman" kataku meraih tangannya
"Selamat anda adalah orang pertama yang bisa membuat saya tertawa setelah tragedi itu terjadi "
"Hadiahnya"?
"Kutraktir makan"
"Ide bagus itu "
"Tapi ken ,kamu perlu tahu mereka menikah karna kecelakaan mereka melakukannya karna pengaruh alkohol mungkin saja kalau susan tidak hamil belum tentu juga mereka menikah secepat itu ,jadi sebenarnya henang masih sangat mencintai kamu , itu terjadi tiga bulan setelah penempatanmu maldives"
Penting  untuk diketahui yach ,? Dengan alasan apapun penghianat tetap saja penghianat , kita tidak perlu lagi membahas cinta bila pada akhirnya inilah kenyataannya,Kamu masih mencintai susan? ,tunggu saja jandanya,! Kenapa masih memaklumi penghianat seperti mereka, jika benar  itu terjadi tiga bulan setelah penempatanku dimaldives bisa kamu bayangin bay ,hampir tidak ada yang berubah, aku masih chatt, telfon, bahkan vidiocall tengah malam buta seperti biasa kami lakukan , dimana ia sembunyikan susan "?  Kamu bisa memaafkannya, tapi aku belum bisa melakukannya sekarang "
"Kurasa malah bagus, sekali kerja sudah terlihat hasilnya, seandainya susan tidak hamil mungkin saat ini dan sampai nanti kita tidak akan tahu kelakuan buruk apa yang pernah mereka lakukan ,akan jadi bencana jika sudah jadi istrinya baru tahu kebenarannya apa tidak akan lebih sakit , belum jadi istrinya saja aku sudah jerit jerit  "
"Yach  aku tahu " bayu menepuk nepuk pundakku
hening menyelimuti , kita tenggelam pada fikiran masing masing aku tidak tahu apa yang difikirkan bayu sekarang sementara aku masih sibuk mengutuk ketidak beruntunganku ,
Cinta sepertinya aku sudah tidak perlu mendefinikannya  ,yang aku tahu adalah luka luka yang diciptakan olehnya, kutangisi untuk terakhir kali hari ini, untuk kemudian melupakan ,menyerahkan pada sang waktu biarkan dia yang menyembuh perlahan lahan
Bukankah aku pernah bilang kebahagian henang juga harus aku fikirkan, ucapanku hari itu mungkin terbang tinggi bersama angin kemudian Tuhan dengar dan kabulkan walau sebagai gantinya akulah yang terluka

"Biarkan kucoba melupakan bayangmu ,tuk hilangkan semua penat yang slalu mengganggu ,biarkan kucoba meyakini jalanku yang saat ini kau buat membeku, keinginan yang kau mau dariku takkan mungkin dapat mengejar mimpiku
biarkan kugapai angganku lepas dari semua sesak yang melanda terbang bebas meraih nirwana"
Suara itu berasal dari arah kamarku ,kulihat bayu duduk bersila didepan pintu suara gitar yang dipetiknya serta syair syair puitis yang dilantunkannya membuatku menitikkan airmata ada haru yang menyusupi hati ternyata Tuhan masih menyisakan seseorang yang masih peduli
Kubentuk segaris senyum yang manis ,untuk kemudian bibirku ikut bernyanyi
       "Lupakan semua cerita kita yang dulu pernah terjalin indah ,biarkan  menghilang ditelan waktu takkan kuingat lagi "
  Kini ku akan mulai menentukan arahku langkah pasti tuk mewujudkan angganku , bias pelangi setia tuntun kakiku ,usah mimpi kau coba halangi jalanku "


Penulis adalah Rere Rain
bisa bertegur sapa di facebook https://www.facebook.com/arzo.nyamen

#cerpen 

SHARE :
CB Blogger
--------------------------------
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Official © 2018 NegeriKertasCom. Email: nkertas@gmail.com | WA 628888710313
Redaktur:Team NK