.

MUSIK    TEATER    SENI RUPA    FILM    SASTRA    ESAI    PUISI    CERPEN    DOK.VIDEO    WORKSHOP    ANTOLOGI    INSPIRASI    RESENSI BUKU    PROFIL   
Home » » PUISI: Eka Yuli Andani

PUISI: Eka Yuli Andani

Posted by NegeriKertasCom on 24 Des 2018


BERAKHIR SUNYI

Di penghujung waktu yang
Menyisakan abu
Tanah menggambarkan rencana tentang
Rahasia penciptaan
Bahwa hidup adalah ujian yang
Ditakdirkan kepada waktu

Purwokerto, 18 Oktober 2018


SEHABIS MAKAN MALAM

Aku membaca malam
Yang menggugurkan suara gaduh
Menerjemahkan isi langit yang
Melukis kerinduan

Purwokerto, 18 Oktober 2018





UNTUK SEBUAH NAMA

Kau dekap tubuhku dan menjaga malam
Ketika desiran angin menghembuskan dingin
Kau jaga erat sukmaku
Menusuk relung kalbu

Terimakasih
Telah hadir memberi cahaya dalam hidupku
Di setiap langkahku yang gontai
Tanpa arah tanpa tuju

Akan ku jaga namamu di sepanjang usia
Dengan serangkaian sajak yang
Mengalirkan makna

Purwokerto, 9 November 2018




SEUSAI BANGUN TIDUR

Kulangkahkan jejak pandang
Melihat rembulan jatuh di atas bayang
Mendengar suara gaduh di keheningan malam

Sebuah kursi panjang di depanku
Telah menanti kehangatan
Untuk menikmati aroma melati suci
Yang tumbuh merekah di seberang jalan sana

Sekejap mulutku tak bisa terbungkam
Mataku tak dapat dikedipkan
Sedang jantung berdegup sangat kencang
Menjumpai keindahan langit yang tertutup awan

Sepasang kelelawar berkejaran
Melintasi dua bintang di antara awan
Yang memancarkan isi langit
Dan menitipkan satu pesan untuk bumi
“Jagalah malam, dan jangan biarkan ia menangis”
Maka kelelawar itupun terjatuh bersama tepisan angin
Menyampaikan pesan dari langit
Kepada sang bumi tanah jejak yang ku injakkan

Purwokerto, 22 November 2018



SAJAK KENANGAN

Aku masih teringat ketika
Sepucuk surat kuterbangkan
Bersama derasnya air hujan
Saat kita lenyap dalam permainan
Di teras rumah senja itu

Telah kulangitkan rasa indah ini
Kepada sang bayu
Berkelana mencari jati diri

Tapi, suratku tersangkut
Di sepucuk daun yang menguning
Dan setelah kulihat kembali
Maknanya telah berubah
Menjadi segelintir angan yang tertutup kabut
Hingga kuputuskan untuk
Menapaki lembah curam di pulau itu
Sejengkal demi sejengkal
Mengambil hatimu yang masih tertinggal
Di relung lembah kala itu

Purwokerto, 1 Desember 2018




Eka Yuli Andani, lahir di Klaten 15 Juli 1999. Berasal dari Desa Tanjungtirta, Rt 03/02 Kec. Punggelan Kab. Banjarnegara. Saat ini ia sedang belajar di IAIN Purwokerto Jurusan Pendidikan Agama Islam dan bergiat di Sekolah Kepenulisan Sastra Peradaban (SKSP). Beberapa puisinya pernah dimuat di SIMALABA.NET dan NUSANTARA NEWS. HP: 082324478916. 

#PUISI  #VIRAL telah meraih trending sepekan 

SHARE :
CB Blogger
Comments
0 Comments

Posting Komentar

 
Official © 2018 NegeriKertasCom. Email: nkertas@gmail.com | WA 628888710313
Redaktur:Fileski