005

header ads

Randai Kesenian Multitalenta | Halwa Kirana

 

Randai Kesenian Multitalenta

Oleh

HALWA KIRANA

Siswi SMP Islam Al Ishlah Bukittinggi



Taukah kalian, Indonesia memiliki kesenian daerah masing-masing. Salah satunya kesenian randai dari Minangkabau Sumatera Barat.

Pada masa lalu, randai menjadi sarana komunikasi penting penduduk Minangkabau. Randai berasal dari kata marandai atau malinka yang artinya membentuk lingkaran. Randai memiliki makna lain yang berasal dari kata randai, yaitu ber(h)andai yang artinya berkeinginan atau bertutur yang menggunakan kalimat-kalimat kiasan atau kata-kata samar.

Konon, kesenian ini berasal dari perguruan silat di Sumatera Barat. Para pakar mengatakan bahwa randai memiliki unsur pokok, yaitu cerita, dialog dan akting, galombangan, dan gurindam. Keempat unsur tersebut tidak boleh ditiadakan, sebab jika salah satu tidak ada maka tidak dapat dikatakan kesenian randai.

    Awal mulanya randai hanya dimainkan oleh laki-laki, meskipun ada peran perempuan tetap perannya dimainkan oleh laki-laki.Namun seiring berjalannya waktu, randai sudah dimainkan oleh laki-laki dan perempuan bahkan bisa dimainkan oleh semua kalangan dari anak kecil hingga orang tua.Sebagai sebuah seni teatrikal tradisional, pastinya randai memiliki perbedaan-perbedaan yang unik dibandingkan dengan seni teater lainnya.

Di Minangkabau, randai merupakan kesenian pamenan rang mudo (permainan anak muda). Randai adalah suatu bentuk kesenian lama yang dapat juga dikatakan seni drama, tari, dan suara khas minang. Randai merupakan kesenian khas Minangkabau, karena hanya terdapat di minang kabau. Semua cerita dalam randai berasal dari kaba yang bertemakan budi, malu, susila dan pendidikan. Pemeran utama dalam randai berjumlah satu sampai tiga orang tergantung cerita yang dibawakan.

Ada berbagai cerita rakyat yang sering dipentaskan bersama tarian ini, seperti malin kundang, malin deman, cindua mato, anggun nan tongga, dan lain sebagainya. Cerita randai biasanya diambil dari kenyataan hidup yang ada di tengah masyarakat. Fungsi randai sendiri adalah sebagai seni pertunjukan hiburan yang di dalamnya juga disampaikan pesan dan nasehat. Semua gerakan randai dituntun oleh aba-aba salah seorang diantaranya, yang disebut dengan janang.

Randai Kuantan adalah salah satu bentuk kesenian tradisi berkelompok masyarakat, di dalam penyajiannya menyampaikan cerita rakyat setempat, yang diungkapkan melalui media gerak, music, acting atau dialog dengan dialek daerah ,serta didukung oleh tata busana atau kostum, dan rias di pentas arena. Randai Kuantan di baserah beranggotakan dengan jumlah anggota 15 dan paling banyak 30 orang. Untuk satu tim randai, terdiri dari penari, pemusik, dan tokoh dalam cerita. Jumlah tokoh tergantung cerita yang dibawakan, biasanya jumlah pemusik tetap.

Begitu banyak kesenian tradisional yang ada di Indonesia ini. Negara Indonesia yang terdiri dari daerah kepulauan dan beragam suku dan bahasa membuat Indonesia makin pesona di mata dunia. Sudah selayaknya kita, sebagai generasi muda menjaga kekayaan ini dengan baik dan mampu mengembangkan budaya yang tersebar dengan apik di seluruh penjuru Indonesia.

Jadi, tidak salah jika kita mempelajari kesenian daerah, bisa saja dengan cara itu kita dapat mengembangkan atau membudayakan kesenian-kesenian yang ada di Indonesia, contohnya dengan cara mempelajari kesenian randai tersebut.


Posting Komentar

0 Komentar