005

header ads

Puisi Fileski | Pencarian Rindu

 Menunggu


Aku menunggu kuncup bunga angsoka halaman putih 

Tanganku terulur pada angan senja temaram

Semilir pohon nyiur menjinjing tempayan  

Lamunanku menjulur tekun mengukir jalur imaji

Nafasmu kudengar sesamar cahaya jingga 

Marwah mawar meruap harap kasih merona lembut 

Hirup harummu kalut kalbuku membelai bulan gugup 

Gurit rindu lebam sekalem kalammu 

Aku dalam jeda jumbuh rengkuh luruh


Surabaya, 2014

Buah-Buah Rindu


Sederet  malam penyeduh ilusi 

Malam kesepian merenggut dahaga yang menahun 

Membelah halaman kisah percintaan usang

Berderet tebal seonggok doa-doa 

Imaji mencengkram tebarkan wangi nafasmu disini

Sirna larik-larik resah saat engkau ada

Kumaharkan tangkai yang bermekar buah-buah rindu 

Kan selalu menjaga dan meminangnya


Surabaya, 2014

Pencarian Rindu


Bulan malam ini pucat membisu 

Terpuruk seorang diri menampung air mata

Di pelupuk matanya tampak sebongkah duka 

Bulan sampaikan pesanku di tebing hatinya

Kilau rindu ini teramat mencabik-cabik luka  

Sederet bintang masih bersembunyi di balik pekat gunung 

Sederet lapis doa dalam pertapaan kan pertemukan pencarian rindu


Surabaya, 2014


Rindu Berpaut


Bercak nafas sendu dalam sepotong puisi 

Bersimbah gigir sunyi dalam hati 

Kurindukan belukar bakau lautmu yang camar 

Merindu canda tawamu yang hingar 

Jika kau ada belantara dunia berkelakar 

Derap kusapa bayang di dadamu membekas hangat 

Dingin rindu berputar geletar menggelepar

Nafas yang menggebu rindu berpaut satu 


Surabaya, 2014

Posting Komentar

0 Komentar