005

header ads

Origami | Oleh : Aditya Irfan Situmorang

 Origami |

Oleh :  Aditya Irfan Situmorang

Bagaikan kertas origami menciptakan beragam ekspresi cita rasa keindahan dibalik warna-warninya.

Bola matamu memancarkan aura berbeda setiap kali membayangkanmu.

Ingin rasanya terus memandangimu mengabadikannya sebagai wallpaper di layar ponselku sebelum kita resmi berpisah.

Membayangkanmu sedang bersama gadis lain terasa bagaikan kita terlibat dalam sebuah skenario yang kita buat.

Menakjubkan bukan ? Musim panas datang di pertengahan tahun 2019 dan disaat itulah benih-benih cinta diantara kita mulai tumbuh bersemi.

Membeli permen kapas dan berbagai aneka jajanan dipasar malam dan menyaksikan parade karnaval di coney island.

Menunggangi roller coaster berdua bersamamu dan bersua foto kemudian mengunggahnya ke akun sosial mediamu.

Dan jika tak keberatan bolehkah aku bersandar dipundakmu ketika aku membutuhkan tempat untuk sejenak meluapkan isi hatiku.

Memainkan supercut serta mendengarkan lagu favoritmu dan tertawa dan menangis di taxi sembari menikmati indahnya panorama jingga.

Setiap saat kita selalu jatuh terpedaya dalam cinta sangat bergairah dan memesona laksana tenggelam dalam bintang bertengger 

Dilangit malam terombang ambing di birunya samudera pantai menjadi saksi bisu romantisme antara kisah cinta jack dan rose.

Dan anehnya aku selalu jatuh cinta dan terpikat padamu setiap kali aku mendapatimu memakai t-shirt berwarna putih bergaya kasual.

Dengan rambut berantakan dan kau menyiramnya dengan air mineral menimbulkan kesan liar nakal dan terlihat sangat brutal dimataku.

Membiarkanmu tertidur pulas di sampingku dalam keadaan mabuk dan tanpa sadar kamu memanggil namaku seakan tiada lagi bahasa yang kau dapat gunakan.

Dan jika suatu hari nanti kamu membiarkan perasaanku mengering bagaikan kemarau panjang menyebabkan bunga bunga yang kita tanam bersama mati karena kekeringan.

Berjanjilah padaku kamu akan bertahan bersamaku dalam pertempuran besar sekalipun dan ingatlah satu hal aku akan selalu menjadi milikmu seutuhnya hingga terdengar bunyi  tembakan 

Salvatore Membasahi pakaianmu penuh dengan bersimbah darah dan perlahan kamu kehilangan kesadaran dan bermimpi tentang pencerahan dan liontin bertuliskan namamu  akan selalu 

aku kekanakan sebagai tanda serta bukti betapa besarnya rasa kasih sayangmu dan terima kasih atas segala pengorbananmu dan waktu  yang telah kita lalui bersama jadi maukah kamu

Berlari bersamaku ?

2 Juni 2018-22 November 2019  


Posting Komentar

0 Komentar