HILANG NALAR By Uswah - negerikertas.com

INFO ATAS

LEMBAGA INDEPENDEN DI BIDANG PENDIDIKAN LITERASI, SENI BUDAYA, DAN SASTRA.

6 Mar 2023

HILANG NALAR By Uswah

 HILANG NALAR

By Uswah


Adakalanya celoteh, tawa dan tangis baur

Omong besar, divermak halus sutra 

Ke sana kemari mencari tumbal

Untuk dijadikan buah bibir


Kecintaan dipoles, dioperasi menjadi kebencian

Kebencian ditukar menjadi kegilaan

Sesumbar hanya ada satu kebaikan

Demi sebuah loyalitas


Sang pecinta menerima sebagai pengorbanan

Semua orang diharuskan tunduk dan patuh

Lepas kebenaran, buang pertimbangan nalar

Seolah semua akan baik-baik saja


Tak sadar, di dalam dada ini ada nurani 

Sepandai-pandai mengakali

Pasti muncul celah kebenaran sejati

Suatu saat siapapun akan mengakui


Gambiran, 26 Februari 2023




NESTAPA DALAM RINDU

By Uswah


Di pojok kamar nan remang

Meringkuk tubuh mungilnya seorang diri

Berselimut sepi dalam kebimbangan

Matanya terpejam, tapi hatinya tetap terjaga


Banyak kata yang telah hilang dari ingatannya

Banyak senyum yang telah terbuang sembarang

Isak tangis terkunci, bersembunyi dijeruji besi

Tak pernah terungkap rindunya dirasakan sendiri


Kekasih hati telah meninggalkannya

Pergi menghadap Sang Pencipta

Dalam kedamaian tanpa sepatah kata

Kini tak ada lagi tempatnya mengadu


Tak seorang pun mampu menghibur gundahnya

Berkata hanya sekadarnya saja

Sesekali tersenyum, tapi tak bisa tertawa

Dalam hatinya hanya rindu kekasih hatinya


Rindu ya.. rindu

Rindu ya begitulah rindu

Rindu ya itulah rindu

Rindu tak mungkin bisa bertemu


Gambiran, 26 Februari 2023


BUKAN ABRA KADABRA

By Uswah


Ingin kukatakan pada semua orang

Suatu masa nanti ‘kan datang 

Gelap gulita yang kini ada ‘kan terang

Riuh gemuruh bertabur gemerlap bintang


Harus diakui segala cita-cita butuh perjuangan

Segala kesenangan butuh pengorbanan

Keberhasilan butuh kesabaran

Kesuksesan butuh ketekunan


Tak mungkin ada kesuksesan hanya bilang abra kadabra

Jangan harap keberhasilan diraih secara instan

Jangan hanya mimpi tanpa usaha nyata

Bangkit dan berdirilah, raih mimpimu


Di depan sana terbentang masa depan cemerlang

Raih meski banyak cobaan menghadang

Rasa putus asa dan menyerah, segera buang

Ayo semangat, pastikan dirimu bisa menang  

 

Gambiran, 26 Februari 2023




 Uswatun HasanahWhatsApp Image 2023-02-26 at 02.20.53

Asal Banyuwangi, berprofesi sebagai guru.

Pecinta literasi, tergabung dalam komunitas Lentera Sastra sejak  tahun 2019 dan KPPT (Komunitas Pegiat Puisi Telelet) 2021. Puisi-puisi karyanya : Rindu Bisu, Romanza ( dalam antologi puisi Pojok Romanza 2021), adakah?, memang kau siapa? Pasrah saja (dalam antologi puisi Jejak Sajak 2022), Telelet memikat, Butuh kamu (dalam antologi puisi Pelet Pesona Telelet 2021), Serenada Tanglung ( Buku solo himpunan puisi 2022).


INFO BAWAH

NB: Untuk saat ini, Negeri Kertas belum bisa memberikan honor untuk karya (Puisi/Cerpen) yang tayang.