Puisi Al Qur'an - negerikertas.com

INFO ATAS

Ayo menulis puisi untuk memperebutkan ANUGERAH HAK ASASI MANUSIA. Deadline 10 Desember 2022 | Apabila dalam 30 Hari, karya yang anda kirimkan di Negeri Kertas tidak dimuat, secara otomatis karya tersebut statusnya dikembalikan.

Media Sastra dan Seni Budaya

email nkertas@gmail.com | WA 628888710313

12 Nov 2022

Puisi Al Qur'an




Al Qur'an....

Kitab umat islam datang sbg kebahagiaan...

Dibawa oleh malaikat jibril secara mutawattir

Penuh dengan nilai didalamnya

Banyak pula kisah dan cerita.

Cerita adam dan hawa 

Sampai nabi sang pembawa perdamaian dunia...

Adam menjadi laki laki pertama

Dan hawa menjadi kekasihnya

Syurga tempatnya

Ada kisah yg menunjukan bahwa benar

Iblis adalah musuh yg nyata....

Adan dan hawa...

Memakan buah larangan 

Yang menunjukan nafsu adalah lawan terberat manusia.

Adam dan hawa

Mereka dihukum ke dunia

Menjadi manusia pertama 

Dalam dunia gelap gulita

Dunia fana

Dengan banyak godaanya...

Waktu terus berjalan....

Terjadilah tragedi yg menggemparkan

Tragedi qobil dan habil

Tragedi pembunuhan pertama di dunia

Membuat dunia gelap gulita

Air laut berubah rasanya

Sungguh kejam....

Banyak sekali hikmah didalamnya...

Harusnya itu dijadikan pelajaran bagi manusia

Tapi nyatanya

Dunia fata morgana

Bukan dijadikan sebagai pelajaran

Namun malah semakin banyak tragedi setelahnya....


Bukan hanya pembunuhan

Sungguh gilaaa manusia...


Diantara mereka ada yang mengaku sbg sang pencipta

Firaun sang raja mesir kota

Munculah nabi musa

Lalu melawan sang raja gila

Pada endingnya sang rajapun dihukum oleh tuhan semesta

Dengan ditenggak dilaut merah tak berguna....


Bukan hanya tragedi....

Ada juga kisah memanjakan hati

Yaitu sang nabi utusan ilahi 

Sang pembawa perdamaian disluruh negeri

Muhammad ibnu abdiilah

Itulah asmanya

Kisah lahirnya begitu menggemparkan dunia

Cahaya terang benderang saat kelahirannya 

Membuat semua makhluk merasa gembira.

Burung buruh berkicau dengan syahdunya

Angin berdesir dengan sejuknya

Sungguh indah bagai purnama

Tholaal badru alaina 

Min saniyatil wada


Namun akhirnya

Tatkala ada pertemuan maka ada perpisahan

Tatkala ada kehidupan

Pastilah akan datang kematian


Waktupun datang 

Dicabutlah nyawa sang baginda

Sungguh menyayat hati

Detik detik wafatnya


Bukan keluarga apalagi hartanya

Tapiii

Ummati umati ummati

Ucapan terakhir sang nabi

Bergetat hati

Tangispun tak tertahan lagi....




Nama   : Aliyidzil Ulal Yaqin

Alamat: Desa Luwungragi Kecamatan Bulakamba Kabupaten Brebes

Alamat email: yidzilali464@gmail.com

Nomer tlp: 085805366838

Usia : 18 thn

Asal instansi: UIN Prof KH Saifuddin Zuhri Purwokerto


INFO BAWAH

Cara kirim tulisan ke Negeri Kertas: Tulis karya anda berupa PUISI/CERPEN/ARTIKEL + BIODATA narasi + FOTO penulis atau GAMBAR ilustrasi, semuanya dalam SATU LAMPIRAN email file Ms Word. Bagian paling atas bertuliskan JUDUL KARYA + NAMA PENULIS. Kirim ke email nkertas@gmail.com