005

header ads

Gaun Putih Karya: Yeni Maulidah

 Gaun Putih

Karya: Yeni Maulidah


Aku melihat puan tengah berjalan dari sudut kepasrahan hati 

Langkah kakinya nampak tak seirama

Berjalan seperti angin 

menuju gang rumah nomor tujuh

Sembari membawa sehelai gaun putih yang dibungkus kotak kado.

Tanpa sepotong bolu,

lilinya sudah padam


Sore itu, pukul tiga 

Tampak di belakang rumahnya, 

ramai segerombolan orang sedang merayakan hujan 

Hujan yang datang tanpa mendung 

Membanjiri seisi rumah


Kala itu, 

Jarum jam yang mulai beranjak pukul lima

Langit mulai mengggelap

Dari mata orang-orang tercinta.

Remang-remang wajah bersenandung di kepala

Dibuatnya menari-nari 

Pada irama yang kehilangan nada,

Sumbang, 

Dijemputnya ia pada pulang



Cirebon, 2022

Sandiwara

Karya: Yeni Maulidah


Entah sampai kapan

sandiwara itu terus dimainkan diatas panggung reyot 

Tiang-tiang penyangganya hampir rubuh

Tak sanggup lagi mendengar cerita-cerita basi

Penonton amat kecewa

Lagi-lagi alurnya mudah dibaca



Cirebon, 2022





















Bionarasi

Yeni Maulidah lahir di Cirebon, 10 Mei 2004 merupakan seorang pelajar di SMAN 1 Dukupuntang. Aktif menulis sejak tahun 2019-Sekarang. Hobi menulis karya fiksi dan nonfiksi. Buku solo pertamanya “Seni Menanggapi Peristiwa” terbitan (Guepedia:2021). Karya-karya puisinya dimuat dalam surat kabar Radar Cirebon (2021), Radar Pekalongan (2021), Harian BMR Fox (2021), Radar Madiun (2021), Utusan Borneo (Malaysia, 2022), juga tayang di media online, yaitu Merupa Sastra, Rembukan, Kaki Senja, Literasi Kalbar, Kosana, Tajdid, Suku Sastra, Kelas Puisi Alit, Pemuda Jejak Pena, Riau Sastra, Asqa Imagination School, Ruang Jaga, Langgam Pustaka, Dunia Santri, Tiras Times, dan Sabah 360 (Malaysia). Dimuat dalam buku antologi puisi “Mengenang Sang Penjaga Sastra HB Jassin” yang diselenggarakan Badan Dokumentasi Sastra HB Jassin. Bisa disapa melalui Instagram @yeniem_10.


 


 


Posting Komentar

0 Komentar