TITISAN DEWA CINTA Karya : Kang Thohir - negerikertas.com

INFO ATAS

LEMBAGA INDEPENDEN DI BIDANG PENDIDIKAN LITERASI, SENI BUDAYA, DAN SASTRA.

15 Mar 2023

TITISAN DEWA CINTA Karya : Kang Thohir

 TITISAN DEWA CINTA

Karya : Kang Thohir


Titisan dewa cinta

Menjelma sang purnama

Bercahaya di antara asa dan rasa

Renjana semakin memadu asmara

Saling menyapa

Meski jarak aksa

Penuh harapan juga bergejolak di dada

Mendekap dalam untaian kata cinta

Berkerlip di sudut 

Bahwa cinta tak pernah surut

Jika menatap setiap saat

Sampai akhir hayat


Brebes, 14 Maret 2023


RINDU DIKAU

Karya : Kang Thohir


Dikaca menatap rindu

Di atasnya berkerlip sendu

Pada kayu sanggahan terpadu

Namun saling terpaut jarak temu


Bila tiada dikau 

Malam berubah pilu

Mendung menetes hujan

Menunggu suatu harapan


Brebes, 14 Maret 2023


ALHAMDULILLAH PENUH BAHAGIA

Karya : Kang Thohir


Alhamdulillah lancar penuh bahagia

Menjadi insan sejati

Mendamba sang Dewi 

Menjadi sang bidadari

Saling cinta dan saling menyayangi

Sampai maut menghampiri

Pada cinta kita berdua setulus murni

Oh, kekasihku sang pujaan hati


Brebes, 15 Maret 2023


Biodata :

Muhammad Thohir/Tahir (Mas Tair) yang dikenal dengan nama pena Kang Thohir, kelahiran Brebes, Jawa Tengah. Dari dusun/desa Kupu, kecamatan Wanasari. Dari anak seorang petani dan tinggal dari kehidupan sehari-hari bertani, berkebun, menanam bawang merah, padi, kacang, pare, cabai dan sayur-sayuran di ladang sawahnya.


Kini, aku sedang menggeluti dunia tulis menulis atau literasi, khususnya sastra Indonesia. Suka menulis sejak duduk di bangku kelas empat SD dan sampai masuk ke Pondok Pesantren. Aku masih tetap aktif menulis dan semakin semangat 'tuk menulis baik puisi maupun cerpen dan lain sebagainya yang aku tulis. Selain menulis aku juga suka membaca buku agar bisa bermanfaat untuk menambah wawasan (pengetahuan).


Quotes :


"Rindu itu rintihan kalbu yang ingin bertemu dan saling berpadu."


                - Kang Thohir -


INFO BAWAH

NB: Untuk saat ini, Negeri Kertas belum bisa memberikan honor untuk karya (Puisi/Cerpen) yang tayang.