Puisi TAFAKUR | Karya: Dewis Pramanas - negerikertas.com

INFO ATAS

Jurnal sastra dan seni budaya yang terpercaya sejak 2015

Jurnal Sastra dan Seni Budaya

Jurnal Sastra dan Seni Budaya yang Terpercaya sejak 2015

19 Mei 2022

Puisi TAFAKUR | Karya: Dewis Pramanas

 Puisi TAFAKUR | 

Karya: Dewis Pramanas


Terdengar luruh suara burung berkicau 

Di awal pagi yang sepi berdebu 

Mentari memancar tampak ragu 

Cahayanya tertutup awan kelabu 


Ada celah luka di atap-atap bumi 

Menyimpan pertanyaan dalam nurani 

Seperti embun menetes di daun-daun 

Menyibak sebab akibat yang ditimbulkan 


Deru kerusakan nalar semakin menggila 

Beragam jenis malapetaka menimpa buana 

Alam sudah tak bersahabat seperti biasa 


Segera lisan bertasbih tiada henti 

Dalam situasi diri yang semakin pelik 

Sebelum semua sirna tak bertepi


Subang, 17 April 2022















Dewis Pramanas Pria sederhana kelahiran Subang 01 Maret 1987, memiliki hobi menulis puisi dan bermain musik. Aktif di berbagai event kepenulisan baik itu event lomba maupun Nubar di Grup literasi online, beberapa karyanya dalam bentuk buku yaitu: buku antologi puisi Luka Yang Menyekat  (2020) , Narasi Anak Negeri (2021), Sang Pejuang Pena (2021) Selain itu juga aktif mengajar di SD Negeri Ciberes, Kabupaten Subang.














INFO BAWAH

Kirim tulisan: Tulislah karya berupa puisi/cerpen/artikel + biodata + foto/gambar, semuanya dalam 1 lampiran file Ms Word. Kirim ke email nkertas@gmail.com