005

header ads

KITA dan DINDING DINDING | Oleh: Zakiyul Mubarok

 

KITA dan DINDING DINDING 

 Oleh: Zakiyul Mubarok

bukankah kita hidup di dunia ini

dipenuhi dengan keriuhan alam semesta

tapi, kenapa kita merasa kesepian

sebegitu banyaknya kah dinding penghalang

antara aku dan dirimu kawan

Tapi…

bukannya kita sendiri yang membangun dinding dinding itu?

aku membesarkan dan menebalkan dindingku sendiri

dan engkau memperbanyak dan meninggikan dindingmu

pantas saja kita melamun, melongo dan kesepian

walau kita sering bertemu muka dan duduk berdampingan

wahai kita…

bukankah?!

mobil mewahku dan sepeda ontelmu adalah dinding tinggi

rumah bertingkat mewahmu dan gubuk reotku adalah dinding kokoh

darah birumu dengan sudraku adalah dinding yang begitu tebal

kursi jabatanmu terlalu tinggi untuk aku mendongak

dari gelaran tikar tempatku duduk bersila

gelar kesarjanaan yang sengaja dilekatkan di nama kita

telah menjadi dinding pemisah kehidupan bermasyarakat kita

engkau lebih sering bergaul dan bercengkrama dengan rekan bisnismu

dan aku lebih asyik dengan teman teman dunia mayaku

bahkan!!!???

sekolah sekolah yang kita bangun susah payah bersama sama

sebagai tempat mendidik karakter dan adab kita

telah menjadi dinding pemisah antara bergengsi dan tidak

wahai kita…

iya…. Aku dan Dirimu

Bisakah kita meruntuhkan dinding dinding pemisah ini

iya…, “kerakusan, kekikiran dan kesombongan” di dalam diri kita

 

 Oleh: Zakiyul Mubarok

Adalah seorang yang sejak kecil suka dalam dunia puisi. Ia adalah Alumni di STKIP HAMZANWADI (Sekarang Universitas HAMZANWADI) Selong Lombok Timur NTB. Prodi Pendidikan Matematika. Antara hobi dan kesarjanaannya tidak nyambung, tapi... nggak apa apa kan?! Dan sekarang lagi belajar lagi untuk nulis puisi.

 

Posting Komentar

0 Komentar