100 Penyair Hari Puisi Sedunia - negerikertas.com

.

(Mulai 1 Agustus 2021 setiap Cerpen yang dimuat di negerikertas.com mendapat honor Rp 100.000)

100 Penyair Hari Puisi Sedunia



Salam kreatif



Pertama, saya ucapkan terimakasih banyak atas semua peserta yang telah ikut bagian dalam hal ini. Karena sudah bersedia mengirimkan karya puisinya atas undangan “Antologi Puisi 100 Penyair Indonesia Memperingati Hari Puisi Sedunia” yang sifatnya gotong-royong ini.

 

Kedua, saya ucapkan terimakasih kepada para kawan-kawan PJ, komunitas, personal, dan beberapa media online yang telah ikut andil menyebar-luaskan info ini mulai dari bulan Februari sampai hari ini. Karena tanpa bantuan rekan-rekan semua, agenda ini tidak mungkin bisa berjalan.


Agenda dan rencana ini sangat cukup singkat. Kami hanya modal nekad dan percaya diri saja, serta keinginan yang dalam untuk bisa memperingati Hari Puisi Sedunia dengan pembuatan antologi puisi bersama. Karena kami atas nama Komunitas Sastra Krajan (komunitas non profit) akhirnya hanya sanggup membuat agenda semacam ini. Tidak lain untuk bisa bersama-sama menyemarakkan momentum yang luar biasa ini dengan karya-karya yang juga luar biasa.


Dalam agenda ini telah diikuti dari lintas kalangan. Dari penulis yang paling muda yaitu kelahiran 2006 sampai yang paling sepuh kelahiran tahun 1950an. Hal ini menandakan bahwa kecintaan terhadap dunia kesustraan tidak memandang level terutama bagi penulis-penulis senior. Barangkali dengan adanya antologi ini, baik yang masih muda atau yang bagi pemula bisa banyak belajar dengan karya-karya yang nantinya akan hadir di hadapan para penulis semua. Begitu juga sebaliknya. Karena juga tidak menutup kemungkinan akan hadirnya penyair-penyair baru juga bisa memberi warna baru.


Sebenarnya penilaian ini tidak begitu ketat, karena dari awal memang sifatnya bukanlah lomba. Jadi karya-karya yang masuk minimal masuk kategori “aman”. Namun juga banyak karya-karya yang luar biasa. Pada salah satu syarat dan ketentuan dengan “maksimal mengirimkan 3 karya pusi” maka dengan dengan cara itu, paling tidak bisa memilah dan memilih karya yang akan dibukukan. Beberapa peserta yang sudah mendaftar dan kemudian tereliminasi itu secara garis besar karena belum memenuhi syarat dan ketentuan.


Harapan dari kami, semoga kegiatan semacam ini bisa berlanjut dengan cara-cara yang lebih baik. Kami sangat senang apabila ada motivasi, saran atau masukan untuk bisa lebih baik ke depannya.


Demikian informasi dari kami. Selebihnya kami sampaikan terimakasih.


Salam.


Situbondo, 25 Februari 2021

Koord. Program



Lubet Arga Tengah



Berikut daftar nama-nama penyair dan karyanya yang akan dibukukan



  1. Abdul Azis Nopian 

PETUAH

  1. Ade Sri Hayati 

KESETIAAN NOVEMBER

  1. Agust Bj 

BULAN SEMAKIN TUA

  1. Agustus Surbakti

HARAPAN BARU PASCA CORONA

  1. Ahmad Zaelani 

SENTUHAN SEMESTA

ALAM PENUH PESONA

  1. Ali Topan

INSTAL GARAM

  1. Alifah NH 

MERINDU SERIBU HARI

  1. Amelia Datu Tonglo

SAJAK SEORANG PETANI

  1. Angel Rose

KENANGAN HUJAN

  1. Ario Arno Morario

ORANG JUJUR SULIT DICARI

  1. Arnita

DI BANGKU INI

  1. Asmin Adi Purna

REMAH KEJUJURAN YANG TERSISA

  1. Bambang Widiatmoko

COLLOSEUM

TERINGAT ANNE FRANK 

CHAO PRAYA

  1. BH. Riyanto

HUJAN KECIL

DEGUP JANUARI 

  1. Bukhari Sattah

MELAUT KENANG

  1. Catur Kristiyani 

LAJU LUKA

  1. Choeroel Anwar 

RINDU SEMAKIN MENEPI

  1. Dedi Wahyudi 

HUJAN DAN PAK GURU SANDAL JEPIT

  1. Dedy Moerdhaniell

GARIS ITU MEMBENTUKKU 

  1. Devika Nur Baity

JALAN SETAPAK

  1. Dian Novendria Mutiara Syaharani

HARAPAN

  1. Dody Yan Masfa

KISAH PICISAN

MENANTI HUJAN SORE

  1. Eko Nani Fitriono 

TAHUN BARU HIJRAH

  1. Elvina Purwitasari 

SEKALA BUMI

  1. Etik Wahyuningsih

CORONA DAN INTROPEKSI DIRI 

  1. Fadzil Shufina 

SAMPANG 1997

  1. Faiqotul Himmah 

RASA YANG RESAH

  1. Fathul Muzzat

MATAMU

IBU

  1. Firman Wally 

KAU KUNANTI

  1. Foeza Hutabarat

GONDANG (8)

PETANG DI HEBRON

MILAD

  1. Hamdan Rajnur

TADARUS ANAK-ANAK

  1. Henny Purnawati 

KETIKA RINDU ITU PERGI

  1. Husnayain Rumi 

METAFORA PENAT

  1. I Wayan Suartha

TANAH LAHIR

KABAR AKHIR TAHUN

LUKISAN MASA LALU

  1. Ida Bagus Gde Parwita                

RAHASIA SUNYI

NYANYIAN SENJA               

NYANYIAN KETULUSAN

  1. Nur Ikhsan Efendi

RINDU TANGAN TUHAN

HUJAN RINDU

  1. Indra Jaya 

KEMBALI JADI ARTI

  1. Inuvati Jalal 

MANIS MADU

  1. Isma Hidayati 

PAKSAAN

  1. Jabariah Abbas

LIRIK RINDU LAUT

MATAHARI MATA AIRKU

  1. Jumarti

KERINDUANKU

  1. Juwaini

JEJAK PERADABAN

  1. Lily Yovita

DUET DENGAN MAUT

  1. Lubet Arga Tengah

TUNA NETRA JUZ II

  1. MaHa Mangkudilaga

AKHIR DONGENG DESEMBER

DI LANGIT KOTAMU

  1. Maria Delvi Silalahi 

PEMANTIK CAHAYA

  1. Marwanto 

NEGERI WARNA-WARNI

JANGAN KAU CEMASKAN 

  1. Maryani

KENANGAN BERSAMAMU

  1. Mas’idah

GENANGAN RINDU

  1. Meria Fitriwati 

CINTA DAN HARAPAN

  1. Mugie Ryand 

ATMOSFER INSPIRASI

  1. Muhaimin Rizal

HARI BERANAK

  1. Muhajir Syam

MENGEMIS CINTANYA

DETIK-DETIK PERPISAHAN

  1. Muhamad Yulianto Tianotak 

RESAH DAN KENANGAN

  1. Muhammad Akbar 

PADA KURSI SANDAR DI PELABUHAN

  1. Muhammad Ayub Maulana 

KENANG DAN LEKANG

KAULAH EMBUN

  1. Muhammad Lefand

TUBUH LADANG INGATAN IBU

DI TANAH RANTAU DOA IBU PURNAMA 

  1. Muhammad Sultan

SEDETIK LAGI RINDUKU BERSUA

  1. Muhammad Yaris Firdaus

AKHIR DARI CERITA

  1. Nadia Cassinie

CERITA DALAM SECANGKIR KOPI

  1. Neneng Amalia

METAFORA KEHIDUPAN

  1. Nhietha Astura Rizqy

LINGKARAN IMPIAN BINTANG

  1. Nurhidayah Ilyas

KUPAHAT MAAF DALAM DIAM

  1. Nurmala

TUTUR MENOREH LUKA

  1. Ovie A. Win

BERCINTA DI RASA

  1. Ponnoer

MENCARI

  1. Pradono Singkawang

NAGA PUISI

  1. Priska M 

CERITA ALAM MEMUDAR

  1. Rafael Roga

MANGROVE  INDAH PERMAI

  1. Rahayu Linda Kusuma

    ADA PELANGI SEBELUM AKU MENGENALMU

  1. Rai Sri Artini

NOVEMBER

KUKETUK PINTUMU

  1. Ramadhan Ansyahri 

KEPADA TETANGGAKU

  1. Ratih Ulantari

SESUAP NASI

  1. Restha Afrilia 

SENJA

  1. Rhian D’Kincai 

MENIKAM JEJAK SEJARAH

  1. Ria Yusnita

PADA HUJAN KUBERBISIK

  1. Rissa Churria

SUARA BIDADARI

  1. Sadan 

BOLEHKAH AKU CEMBURU

  1. Shafwan Hadi Umry

MAKAM MAHLIGAI

MUSAFIR YANG MENAFSIR PASIR

  1. Shela Enjellika

KELABU

  1. Sherly Mayda

JABATAN PEDULI

  1. Siamir Marulafau

AIR KUTAMPUNG SETIAP TAHUN

  1. Siti Kholifah 

MERINDU SENDIRI

  1. Siti Nurhalimah 

RINDU DALAM MAGMA

  1. Sitti Dahlia Azis

SELIMUT MALAM

  1. Sri Nuryani 

BERLALUNYA KABUT

  1. Sri Wahyuni Utami

AIR MATA RINDU

  1. Srikandi Indung Sarerea

UNTUK MARGARETHA

SANDEKALA

  1. Sry Indrayani

HENING DALAM SEPI

  1. Sultan Musa

MELUKIS DEBAR BULAN

BERBISIK PADA MATAHARI

  1. Supianoor

TANGIS-TANGIS DI AWAL TAHUN

RINDU MALAM HUJAN DAN REMBULAN

  1. Toto Sudarto 

PUSPA HATI DI TAMAN SURGA

  1. Umar Zein

ANGAN DAN ANGIN

  1. Umi Khoirunisyaatin

ELEGI SEBUAH HATI

  1. Wawan Hamzah Arfan

DUNIAKU MENYALA

AKULAH SANG WAKTU

  1. Widya Eka Septiani 

PERASA

  1. Wirja Taufan

SETIAP WAKTU

TAK ADA YANG BISA MENGGANTIKANMU

  1. Yulma Refianti 

    AKU MASIH DI SINI

  1. Yurmanovita

RANTAU DENAI PAJAUH

  1. Zea Mays

HUJAN




.