JERUJI PEREMPUAN || Puisi Dian Chandra (Hardianti) - negerikertas.com

INFO ATAS

Ayo menulis cerpen atau puisi untuk memperebutkan Anugerah Kesaktian Pancasila. Deadline 1 Oktober 2022 | Kirim ke email nkertas@gmail.com

Media Sastra dan Seni Budaya

email nkertas@gmail.com | WA 628888710313

5 Apr 2022

JERUJI PEREMPUAN || Puisi Dian Chandra (Hardianti)

 

JERUJI PEREMPUAN || Puisi Dian Chandra (Hardianti)

 

Ayat-ayat Tuhan mengurungnya

Agar menyembunyikan pandang dalam selendang panjang

 

Tak boleh balas menatap

Bila tak ingin tertangkap 

 

Lihat, mata nyalang di sana

yang menelan ludah berkali-kali

Sebab temu pandang yang jarang

 

Dengar, rengekan anak-anak di setiap sudut rumah

yang berebut ibu

Padahal ibu belum mandi, pun makan

 

Ayat-ayat Tuhan merayu

Meminta menunggu kamu: si suami berbaju kurung, berbadan petarung

 

Tak dapat berpendapat

Sebab umpatan telah mendahului

 

Lihat, kau terengah menafsir ayat Tuhan 

kadang terperangah pada kencangnya tali sabar kau sendiri

 

Bukan, bukan salah ayat

Hanya kau yang lugu melulu

 

Toboali, 15 Desember 2021

 

 

Tentang Penulis:

Dian Chandra, nama pena dari Hardianti, S.Hum., M.Hum. Arkeolog lulusan S1 dan S2 di Universitas Indonesia. Bermukim di Toboali, Bangka Selatan. Memiliki dua puluh buku antologi dan satu novel solo yang berjudul Sapatha dari Negeri Seberang yang diterbitkan oleh Pilar Pustaka, 2021. Anda dapat menyapanya melalui Email: authorhardianti@gmail.com

Facebook: Dian Chandra dan Instagram: @hardianti_S. Hum 

 

Prestasi: 

- Juara 2 Event 30 Hari Menulis Puisi Bersama OPINIA dan KSBM, 2022

 

-Juara 2 Event Menulis Puisi Bersama AdaMedia, 2022

 

-Juara 1 dalam Opening Event Lomba Menulis Nasional Cerpen dan Puisi yang diselenggarakan oleh Antariksa Pustaka dan Rumah Literasi, 2021






 

INFO BAWAH

Cara kirim tulisan ke Negeri Kertas: Tulis karya anda berupa puisi/cerpen/artikel + biodata narasi + foto penulis atau gambar ilustrasi, semuanya dalam satu lampiran MS Word. Kirim ke email nkertas@gmail.com