HNN Puisi Chandra Motik Yusuf Djemat - negerikertas.com

INFO ATAS

Ayo menulis cerpen atau puisi untuk memperebutkan Anugerah Kesaktian Pancasila. Deadline 1 Oktober 2022 | Kirim ke email nkertas@gmail.com

Media Sastra dan Seni Budaya

email nkertas@gmail.com | WA 628888710313

6 Apr 2022

HNN Puisi Chandra Motik Yusuf Djemat

 Untuk pahlawanku nelayan, di manapun engkau berada 

NELAYAN 

Oleh: Dr. Chandra Motik Yusuf Djemat 

Jantungmu berdegup keras tak menentu 

Menghadapi ganasnya ombak di tengah laut 

Semangat tetap membara, tiada rasa takut kau tetap melaut Mencari nafkah untuk anak dan istri 

Birunya laut adalah duniamu, Samudra adalah guru terbaikmu Burung-burung Camar adalah sahabat sejatimu 

Bermain jaring, menerjang ombak menjadi lika-liku hidupmu Menerjang badai di tengah hamparan laut yang biru  

Kemanakah kan kudapat kudapan ikan yang lezat? 

Yang biasa terhidang di atas meja makanku 

Kalau tiada ada nelayan yang melaut 

Takkan kurasakan lagi pindang Ikan kesukaanku 

Kulit menjadi hitam tak kau pedulikan 

Laut tumpuan hidupmu dari hari ke hari 

Nelayan, tumpuan hati 

Betapa aku berhutang budi padamu 

Jakarta, tepian Laut 

5 April 2022




BIODATA


Chandra Motik Yusuf Djemat

Lahir di Jakarta, 18 Februari 1954


Menerima penghargaan sebagai Mahasiswa Teladan Fakultas Hukum Universitas Indonesia tahun 1975.

Ketua Umum Ikatan Alumni Universitas Indonesia 2011- 2016, serta Perempuan Pertama Alumni UI yang mendapat kepercayaan sebagai Ketua Umum ILUNI UI.

President Woman in Maritime-Indonesia, organisasi profesi di bawah binaan IMO (International Maritime Organization). 


Pakar Hukum Maritim dan menulis banyak Buku Maritim, antara lain Bunga Rampai Hukum Maritim dan Laut Indonesia, Serba-Serbi Konsultasi Hukum Maritim, Pelayaran Rakyat dan Tantangannya, Menyongsong Ombak Laut, Relung Samudra dan banyak lainnnya. Menulis berbagai Artikel dan Makalah Maritim dan Kelautan, memberikan Ceramah dan Mengajar Hukum Maritim.


Selain menulis Maritim, juga menulis Puisi di dalam Karya dan Apresiasi, serta penulis Buku Makanan dan Kue-Kue Tradisional Bumi Sriwijaya, Sumatera Selatan. Lampung, Bengkulu, Jambi dan Bangka Belitung (Sumbagsel).


Chandra juga pembina pelayaran rakyat, penasehat tenaga kerja bongkar muat, pembina kesatuan nelayan tradisional Indonesia dan jabatan profesi lainnya, hingga saat ini  masih menekuni profesi hukum sebagai Konsultan Hukum, terutama Hukum Maritim. 

INFO BAWAH

Cara kirim tulisan ke Negeri Kertas: Tulis karya anda berupa puisi/cerpen/artikel + biodata narasi + foto penulis atau gambar ilustrasi, semuanya dalam satu lampiran MS Word. Kirim ke email nkertas@gmail.com