Puisi Lilin (Mey Farren) - negerikertas.com

INFO ATAS

Ayo menulis cerpen atau puisi untuk memperebutkan Anugerah Kesaktian Pancasila. Deadline 1 Oktober 2022 | Kirim ke email nkertas@gmail.com

Media Sastra dan Seni Budaya

email nkertas@gmail.com | WA 628888710313

28 Mar 2022

Puisi Lilin (Mey Farren)

Love The Ocean


Di depan samudera, buih menari-nari terbawa gelombang

Sekoci turun-naik membawa harapan

Adalah aku terlahir dua kali

Saat pecah rahim ibu dan ketika berjumpa denganmu

Tentunya kau terlalu lama menunggu


Ini aku, dalam usia tujuhbelas tahun

Mungkin saat ini kau telah dua puluh lima kali lebih dariku

Namun kita tampak serupa


Apakah kau siap melihatnya?

Debur ombak memecah karang

Pantai dan gelombang saling melambaikan tangan

Kaki melukis abu di butiran pasir putih


Adalah aku yang mati kesepian

Kupikir ikan 'kan berenang ke lautan dan memberikan lagi waktu

Bukankah pernah kukatakan, "aku selalu suka membuatmu menunggu."


Surabaya, 26 Maret 2022



Lilin adalah nama pena perempuan kelahiran Surabaya ini. 


Jejaknya bisa dilacak di akun instagram Farren_farrenz atau lilinmey

bisa juga kepoin akun facebooknya Lilin(Mey Farren) 






INFO BAWAH

Cara kirim tulisan ke Negeri Kertas: Tulis karya anda berupa puisi/cerpen/artikel + biodata narasi + foto penulis atau gambar ilustrasi, semuanya dalam satu lampiran MS Word. Kirim ke email nkertas@gmail.com