Puisi Wahid Kurniawan - negerikertas.com

INFO ATAS

Ayo menulis cerpen atau puisi untuk memperebutkan Anugerah Kesaktian Pancasila. Deadline 1 Oktober 2022 | Kirim ke email nkertas@gmail.com

Media Sastra dan Seni Budaya

email nkertas@gmail.com | WA 628888710313

14 Feb 2022

Puisi Wahid Kurniawan

 Tentang Waktu

Puisi Wahid Kurniawan

Kau mengartikan waktu yang teretas 
dan beranjak dari ragamu bagai setitik air 
di air terjun yang tak kau sadari jatuhnya. 

Tahu-tahu kau tiba di titik ini dengan segala hal 
yang tak pernah kaupikirkan sebelumnya. 
Waktu terenggut dan kau kadang tak sadar 
bahwa di balik sesuatu yang berlalu, ada sesuatu yang lain yang datang kepadamu. 

Kau begitu menanti-nanti sekaligus ketakutan. 
Kau menantikan kejutan apa lagi yang akan menyambutmu kelak. 
Segalanya penuh rahasia, katanya, dan kau pikir bahwa
yang bisa kau lakukan adalah menebak-nebak. 

Kau sadar ada tangan lain yang leluasa 
melakukan apa-apa di alur cerita hidupmu ini. 

Dan kau kerap buta akan tanda-tanda, 
akan arah tertentu yang kaupikir baik, 
akan satu momen yang ingin kaurengkuh, 
akan satu hal yang semestinya kaudapat. 

Kau kerap lupa bahwa kau bukan apa-apa 
di tengah keluasaan-Nya. 
Tapi kau patut bersyukur, 
sebab kini kau tak lagi sendirian. 

Kau bisa membaca tanda-tanda 
dan menebak-nebak sesuatu hal itu 
bersama-sama.

Lampung, 1 Desember 2021

Wahid Kurniawan, seorang penikmat buku dan mahasiswa sastra Inggris di Universitas Teknokrat Indonesia. 

Asal kota Lampung. No.HP: 089631168911. Akun FB: Wahid Kurniawan.


INFO BAWAH

Cara kirim tulisan ke Negeri Kertas: Tulis karya anda berupa puisi/cerpen/artikel + biodata narasi + foto penulis atau gambar ilustrasi, semuanya dalam satu lampiran MS Word. Kirim ke email nkertas@gmail.com