Puisi Mady Lani - negerikertas.com

INFO ATAS

Ayo menulis cerpen atau untuk memperebutkan Anugerah Sumpah Pemuda. Deadline 28 Oktober 2022 | Kirim ke email nkertas@gmail.com

Media Sastra dan Seni Budaya

email nkertas@gmail.com | WA 628888710313

14 Feb 2022

Puisi Mady Lani

 Kepada kamu yang bernama senja


Ku terbangkan layang-layang kertas
Di atas layung keemasan 
Ku beri nama engkau Senja
Yang menyusup dalam rangkum hari menjelang malam
Kau soleki amarah pada pipimu
Gincu Semerah saga memoles bibir
Kelopak mata berwarna jingga
Sebatang rokok kau sulut pada remang
Senyum kecut berbau pesing
Seirama comberan
Yang meradang pada ketiak dan selangkangan
Dendam membuncah
Hingga subuh memantau pada toa
Berjalan dalam jingkit dan menahan rasa sakit
Esok tak akan lagi ada yang bernama senja
Hanya catatan kosong saja tersisa
Di ujung do'a pemegang Oda.

Pagaralam 140222



Mady Lani, yang terlahir dari kota kecil di kaki Gunung Dempo, penggiat sastra lisan dan pencinta kopi ini, ya wajar saja karena keluarganya petani, memiliki sebuah komunitas Rumah sastra Pagaral yang mandiri,  dan bertahan dengan ke egoan komunitas tak perlu ada campur tangqn,  Semua masih akan berjalan walau perlahan. Sering dianggap Begal, karena tak mau di data sebagai seniman birokrasi.




INFO BAWAH

Cara kirim tulisan ke Negeri Kertas: Tulis karya anda berupa puisi/cerpen/artikel + biodata narasi + foto penulis atau gambar ilustrasi, semuanya dalam satu lampiran MS Word. Kirim ke email nkertas@gmail.com