Puisi Ulfatul Laily - negerikertas.com

INFO ATAS

Ayo menulis cerpen atau untuk memperebutkan Anugerah Sumpah Pemuda. Deadline 28 Oktober 2022 | Kirim ke email nkertas@gmail.com

Media Sastra dan Seni Budaya

email nkertas@gmail.com | WA 628888710313

10 Feb 2022

Puisi Ulfatul Laily

 Dua Ribu Empat Belas

Karya : Ulfatul Laily

Dua ribu empat belas lalu,

Jejak bibirmu melekat pada rerumputan

Menyunting mekar bunga yang tak dibumbui hujan

Lalu, ia menjelma ari-ari semesta


Dua ribu empat belas lalu,

Tanah karsa memasa di bawah alfabet

Girang tak kepayang

Membingkai anekdot di telinga musim


Dua ribu empat belas lalu,

Tawa lepas merampas menjadi nyanyian di sepanjang malam

Tak rupa, tak rayu

Kau bersamaku hingga tubuh membiru.


Dua ribu empat belas lalu,

Nafas nafas menganga mengeja bait purnama

Redup meniduri ratusan fragmen hampa

Kelak di penghujung musim,

Kita akan bercerita dibalik bilik

Dua ribu empat belas lalu

                           Sumenep, 20 Januari 2022

Ulfatul Laily, lahir di Sumenep 17 Agustus 2002 menetap di Lenteng Barat. Ia tercatat sebagai mahasiswa STKIP PGRI Sumenep prodi PBSI. Kerap disapa Uung, ia aktif di UKM Sanggar Lentera. 





INFO BAWAH

Cara kirim tulisan ke Negeri Kertas: Tulis karya anda berupa puisi/cerpen/artikel + biodata narasi + foto penulis atau gambar ilustrasi, semuanya dalam satu lampiran MS Word. Kirim ke email nkertas@gmail.com