Puisi Karolus Kurdi - negerikertas.com

INFO ATAS

Ayo menulis cerpen atau puisi untuk memperebutkan Anugerah Kesaktian Pancasila. Deadline 1 Oktober 2022 | Kirim ke email nkertas@gmail.com

Media Sastra dan Seni Budaya

email nkertas@gmail.com | WA 628888710313

9 Feb 2022

Puisi Karolus Kurdi

 Judul Puisi: Pencipta


Tujuh puluh lima tahun yang silam

Ayah dan bundaku hidup dengan penuh kebahagiaan

Mereka Bersama sembah sujud kepada sang ilahi

Meminta dan bermohon, kepada Allah pencipta.


Hari demi hari,

Bulalan demi bulan,

Tahunpun sili berganti menanti jawaban dari sang Ilahi,

Demi ingin dikaruniai putra dan putri.


Dari harapan tujuh puluh lima tahun yang silam itu,

Ayah dan bunda ku hidup dengan penuh kebahagiaan,

Telah dikaruniai putra dan putri ke dunia,

Terima kasih Tuhan!


Kini putra dan putri itu tumbuh dewasa,

Mereka hidup dengan penuh kebahagiaan,

Menepuk tangan seraya berharap,

Bermohon kesang Pencipta, agar kelak bisa membahagiakan ayah dan bunda.


Terima kasih sang pencipta sang pemberi kehidupan,

Terima kasih ayah dan bundaku sayang,

Telah berjasa bagi kami putra dan putrimu ini,

Akhir kata kuucapkan doa…. Oh Tuhan berilah ayah dan bundaku umur yang Panjang.

Karya: Karolus Kurdi




INFO BAWAH

Cara kirim tulisan ke Negeri Kertas: Tulis karya anda berupa puisi/cerpen/artikel + biodata narasi + foto penulis atau gambar ilustrasi, semuanya dalam satu lampiran MS Word. Kirim ke email nkertas@gmail.com