Puisi Devie Komala Syahni - negerikertas.com

INFO ATAS

Ayo menulis cerpen untuk memperebutkan Anugerah Sumpah Pemuda. Deadline 28 Oktober 2022 | Kirim ke email nkertas@gmail.com

Media Sastra dan Seni Budaya

email nkertas@gmail.com | WA 628888710313

2 Nov 2020

Puisi Devie Komala Syahni

  ANAK ANAK SUNTING


jejak kita pernah ada disini

di tiap tikungan jalan berdebu

di tiap kubangan yang membatu

di rintik hujan yang mengering


jembatan empat semakin kabur dari pandangan

terbungkus asap pekat 

kerongkonganku tersekat 

menghirup kabut kusam yang lekat 


kemana akan kuteriakan jerit anak anak sunting 

yang asyik bermain air kata kata

tawa mereka penuh luka

tersekap pekat kabut Siak


akankah kita biarkan hutan hilang dari tanah peradaban ini?


akankah kita biarkan?



(Jakarta,2019)




BALIHO


wajah wajah baliho

di jalan berlubang

di sepanjang lintas sumatera


wajah wajah baliho

di pasar becek berkubang

di setiap tetes keringat para pedagang 


wajah wajah baliho

tanpa makna

tak nyata


wajah wajah baliho

tertutup kabut 

mengatupkan janji

mengunci mimpi 


wajah wajah baliho

tercabut mengkerut



(Jakarta, 2020)


INFO BAWAH

Cara kirim tulisan ke Negeri Kertas: Tulis karya anda berupa puisi/cerpen/artikel + biodata narasi + foto penulis atau gambar ilustrasi, semuanya dalam satu lampiran MS Word. Kirim ke email nkertas@gmail.com