005

header ads

Puisi Muhammad Lefand di Mei 2026

 


TIGA PULUH EMPAT TAHUN 

: 23 Maret 1992 - 23 Maret 2026


Tiga puluh empat tahun jadi jejak 

Ibarat halaman buku yang ditulis detak 

Genap usia menghitung dzikir dengan bijak

Ada getar hati yang khusuk pada cinta tanpa isak 


Purnama menyinari rindu 

Usia tidak menyesali waktu

Lautan menjelma rasa hatimu 

Utuh senyummu menjadi perahu 

Hingga gelombang kehilangan deru


Entah berapa gejolak terpendam 

Mengubur luka yang menjadi sekam 

Pada kehidupan yang dipenuhi dendam 

Aku tetap merapal doa di sepertiga malam 

Tak ada cinta yang menyerah kepada temaram


Tahun demi tahun terlewati 

Adalah umur yang wajib disyukuri 

Hidup harus terus dijalani sepenuh arti

Untuk menikmati kebahagiaan yang hakiki 

Nafas yang tersisa sebagai jalan muhasabah diri


Jember, Maret-Mei 2026


PERAHU WAKTU

: istriku


Perahu waktu, istriku

Ego melebur jadi laut biru 

Ragu hanyalah tipu daya, rindu 

Adalah gelombang hatiku dan hatimu 

Hati yang tak pernah kalah kepada lika-liku

Urusan luka yang selalu menghantui cumbu rayu 


Waktu akan terus berlayar 

Akan terus mendatangkan debar 

Kepada hati kita yang kadang tak sabar 

Tak yakin dan kadang ragu kepada yang benar 

Untuk itu istriku, jangan pernah takut kepada kabar 


Jember, Maret-Mei 2026


PANTAI RASA

: Ingatan


Pantai rasa 

Adalah dada kita 

Nyior melambai mesra 

Tak ada pasir menyimpan luka 

Aku kau memilih untuk selalu bahagia 

Ingatan disulam jadi doa-doa sepanjang usia 


Rasa menjelma laut 

Ada gairah yang bertaut 

Seperti pelabuhan dan pelaut 

Ada rindu di antara jarak dan sudut 


Jember, Maret-Mei 2026


PASIR HATI

: doa 


Pasir hati yang berdesir 

Angin lautan memilih semilir

Seutuh ombak, dada detak dzikir 

Iringan perahu mengamini doa pasir 

Risalah usia menjadi kisah dan jejak takdir


Hati menjelma pasir

Ada beribu butiran getir 

Tenggelam tanpa mata air 

Ilusi kehilangan muara dan hilir 


Jember, Maret-Mei 2026


OMBAK CINTA

: kehidupan


Ombak cinta 

Menjadi kisah dada  

Begitu luas laut dan luka 

Angin dan gelombang tipu daya

Kehidupan yang akan kita jalani bersama 


Cinta adalah penyemangat 

Ikatan tali kehidupan yang kuat 

Nasib dan takdir tidak akan khianat 

Terhadap kesetiaan yang penuh khidmat 

Angin dan badai luluh pada cinta tanpa syarat 


Jember, Maret-April 2026


LAUT RINDU

: Arisza 


Laut rindu 

Adalah hatiku 

Utuh jadi milikmu

Tidak perlu kau ragu 


Rindu yang menyimpan debar

Ingatan dan semua ingar-bingar 

Nafasmu, adalah hati seluas sabar 

Dengan perahu keluh-kesahmu. Getar

Utuh dadamu berdesir di hatiku berlayar


Jember, Maret-Mei 2026


GELOMBANG DOA

: selamat ulang tahun istriku


Gelombang doa 

Empat penjuru dada 

Lebih detak dari irama 

Ode yang dibaca oleh luka  

Membaca usia yang purnama 

Begitu terang senyum bercahaya 

Aku terus berdoa kepada yang Maha 

Nasib dan takdir akan diberikan bahagia 

Genap kehidupan yang tersisa hanyalah cinta 


Doa ini sebagai hadiah 

Oktaf hati mengharap tuah 

Agar di masa depan tetap risalah 


Jember, Maret-Mei 2026

Posting Komentar

0 Komentar