Puisi Anak Laut Pemecah Ombak II Remmy Novaris DM - negerikertas.com

INFO ATAS

LEMBAGA INDEPENDEN DI BIDANG PENDIDIKAN LITERASI, SENI BUDAYA, DAN SASTRA.

10 Agu 2023

Puisi Anak Laut Pemecah Ombak II Remmy Novaris DM

 


Remmy Novaris DM

ANAK LAUT PEMECAH OMBAK

-- kepada sahabatku iverdixon tinungki

 

kau pemecah ombak dari laut utara

membawa mantra seribu gelombang

bau garam yang menguap dari tubuhmu

membuka pelabuhan-pelabuhan sunyi

dari mata peradaban yang buta

 

perahu kora itu kini berlayar jauh

meniti garis cakrawala

melampaui batas siang dan malam

di mana seluruh impian yang kau selami

dari palung laut yang terdalam

telah ditambatkan di dermaga-dermaga impian

 

anak laut, pemecah ombak, bangkit dari badai

sebuah tradisi yang nyaris tergadai

anak laut, peniup angin dari segala buritan

kini telah tiba di halaman-halaman puisi

menyusuri jejak sejarah dari sebuah bangsa

yang tersembunyi dari sebuah irama klikitong

 

doa mantra peperangan telah dikumandangkan

anak laut pemecah ombak telah mendayung

dari pulau-pulau siau paling utara

di antara perbatasan impian dan kenyataan

ke jantung peradaban yang mulai berdenyut

memanggil nama putra-putra terbaiknya

anak laut pemecah ombak telah kau suling

garam dari keringat tubuhmu, berkilau

 

seperti tembaga yang ditempa matahari

berdiri di pucuk-pucuk tiang layar

melihat dunia dengan mata yang nanar

memanggil seribu burung-burung camar

menggaris bibir pantai dengan bahasa puisi

dari kepulauan yang paling permai

 

LA 2013

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tentang Penyair:

Remmy Novaris DM adalah Ketua Umum Yayasan Dapur Sastra Jakarta (DSJ) dan CEO Penerbit Teras Budaya (TB) Jakarta. Beliau telah menulis puisi, cerpen, esai, reportase, dan lain-lain di berbagai media massa sejak tahun 1976.

Satu puisinya pernah menjadi pemenang sayembara penulisan puisi dalam rangka ulang tahun surat kabar Sinar Harapan (1976).

Penyair dengan semangat berapi-api, bergelora membara, ini tercatat sebagai peserta Forum Penyair 87, pelaksana Forum Mimbar Penyair Abad 21 – Dewan Kesenian Jakarta, peserta Sastra ASEAN di Johor, Malaysia, anggota Humas Kongres Kesenian Nasional pertama tahun 1989.

Penulis skenario di Pustekom – Diknas, dan Pimpro berbagai kegiatan di Pusat Kesenian Jakarta.

Buku puisi tunggalnya yang telah terbit adalah Yang (1976), Dari Pepatah Lama (1976), Dongeng Para Penyair (2013), dan Zikir Burung Lempung (2021).

No HP: 081298960280.

 

INFO BAWAH

NB: Untuk saat ini, Negeri Kertas belum bisa memberikan honor untuk karya (Puisi/Cerpen) yang tayang.