005

header ads

Getir dan Puisi Lainnya

 Baitku Tak Beranjak


Kau lepas bait

Sejak pagi menggeliat

Sering kau hirau

Cemas tak beranjak


Ingin ku rasa senyum ku dekap

Hingga ke dasar lamunan

Namun tak berhasil beranjak

Kemana perginya bait?

Sementara aku masih merangkai abjad

Lasem, 2 Agustus 2023








Lestari Sastra




Getir


Sepi yang rancu: jemari lentikmu

Sepi yang tabu: mata dan senyummu

Sepi yang sendu: telinga dan pipimu

Sepi yang kukenal sebagai bumbu pilu: indra yang saling bertaut tanpa mengucap sekata pun 


Bibirmu kering terhempas angin

Sajakmu berceceran di pasir

Aku menjumputnya dengan rasa getir


Lasem, 2 Agustus 2023





Sepi


Hidupnya terselimuti oleh kasih, namun sepi

Hampa menambahi di sela-sela malamnya

Ia memekik dalam-dalam

Dalam tangisan yang ngeri


Ia membenci dirinya sendiri. Dari segala ego dan gengsi 

Untuk meminta lelakinya untuk mengerti


Ia seperti rumus 

Nyata namun membuat kepala menjadi memekik

Ah!

Susah sekali wanita ini dimengerti


Dari sudut bola matanya tergores sepi 

Mungkin ia terlalu dingin

Beku hatimu merasuk pipi untuk merabanya


Ia terkejut

Sial!

Wanita itu adalah aku

Yang tak bisa dimengerti 

Lasem, 2 Agustus 2023

Posting Komentar

0 Komentar