LAGU-LAGU RINDU | Firman Wally - negerikertas.com

INFO ATAS

Ayo menulis puisi untuk memperebutkan ANUGERAH HAK ASASI MANUSIA. Deadline 10 Desember 2022 | Apabila dalam 30 Hari, karya yang anda kirimkan di Negeri Kertas tidak dimuat, secara otomatis karya tersebut statusnya dikembalikan.

Media Sastra dan Seni Budaya

email nkertas@gmail.com | WA 628888710313

29 Okt 2022

LAGU-LAGU RINDU | Firman Wally

 LAGU-LAGU RINDU

| Firman Wally


Burung-burung bernyanyi

Lagu rindu dengan merdu

disaksikan pohon-pohon

pegunungan berjubah hijau

Aku sendiri di bibir pantai

mengenang anak-anak ombak

yang telah pergi jauh merantau


Suaranya dengan nada tinggi

aku mendengarkan sembari

menyaksikan senja membisu

merindukan pagi yang teduh


Aku merasa sesaat lagi 

perjumpaan akan tiba

entah akan berjumpa di laut paling biru

atau di kaki pegunungan yang kaku


Nyanyian merdu itu selalu terdengar

pada waktu senja datang

juga ketika embun merayap pada dedaunan

hatiku berselimut putih

dijahit oleh mimpi-mimpi


Entah 

Kelak, kita akan memeluk temu

atau setia dipeluk rindu


Tahoku, 27 Oktober 2022



Firman Wally, penulis kelahiran Tahoku, 03 April 1995. Karya-karyanya sudah tergabung kurang lebih 60 antologi bersama penyair di berbagai daerah. Penulis tiga buku antologi puisi tinggal "Lelaki Leihitu" "Kutemukan Penyesalan di Setiap Kehilangan" dan "Menghibur Luka". Saat ini aktifitasnya selain menulis juga sebagai pengajar. 


INFO BAWAH

Cara kirim tulisan ke Negeri Kertas: Tulis karya anda berupa PUISI/CERPEN/ARTIKEL + BIODATA narasi + FOTO penulis atau GAMBAR ilustrasi, semuanya dalam SATU LAMPIRAN email file Ms Word. Bagian paling atas bertuliskan JUDUL KARYA + NAMA PENULIS. Kirim ke email nkertas@gmail.com