Puisi: Hati | Fiana Winata - negerikertas.com

INFO ATAS

Ayo menulis cerpen atau untuk memperebutkan Anugerah Sumpah Pemuda. Deadline 28 Oktober 2022 | Kirim ke email nkertas@gmail.com

Media Sastra dan Seni Budaya

email nkertas@gmail.com | WA 628888710313

21 Agu 2022

Puisi: Hati | Fiana Winata

 Hati

Oleh: Fiana Winata


Rasa itu masih di sini

Menebar wangi semerbak taman nan asri

Debarannya masih terasa dalam hingga sanubari

Akankah menjadi tawa atau hanya elegi

Dulu namanya kubingkai dalam setiap pinta

Tapi kini semua menjadi biasa

Hilang percuma terbang dan tak akan kembali

Tapi saat hilang kabarmu kembali menghampiri

Duhai hati…

Jadilah kokoh dan membersamai

Hati ini masih menujumu tapi logika enggan untuk berkompromi

Haruskah kumencinta seperti ini

Hati dan logikapun saling menjauhi


Bukittinggi, 26 Juni 2022











Asaku Untuk Negeri

Oleh: Fiana Winata


Minggu lalu adalah rapat penutupan tahun ajaran 

semua bersiap menyongsong tahun ajaran baru

tahun lalu kisah manis membingkai indah harapan

kelas delapan yang membanggakan

satu tahun bersama mengukir kisah

menatap ribuan senja jatuh dan kembali bangkit bersama

sedih kita ubah menjadi tawa

dan tawa yang menyatukan setiap ukhuwah yang ada

sungguh gelak tawamu melekat dalam sukma

tingkah jahilmu menjadi simpul penyemangat jiwa

asa ini selalu padamu

cinta ini selalu menujumu

merangkai kisah untuk membanggakan ibu pertiwi

Al Ishlah yang menyatukan langkah jihad ini


Bukittinggi, 26 Juni 2022










Pada Akhirnya

Oleh: Fiana Winata



Temu bukanlah akhir segalanya

Kisah ini butuh ikhtiar menggebu

Saat hati kokoh pada keyakinan

Tiba-tiba senja mulai hilang

Kini ikhtiar adalah semu

Hanya sebatas impian yang hilang

Keabadian hanya milik pemilik cinta

Hilanglah senja

Hilanglah asa

Hilanglah maklumat jiwa

Kisah ini telah menemui ujungnya

Hilang berganti fajar pengharapan

Bukitttinggi, 3 Juli 2022


















Cabaran

Oleh: Fiana Winata


Hidup ini singkat wahai puan

Tak patut bermanja dan lena dalam fatamorgana

Akhirat tempat berpulang wahai puan

Kencangkan sabuk amalan

Masa depan gemilang ada dibalik senyummu

Baiknya puan maka baiklah bangsamu

Bukankah islam memuliakanmu wahai puan

Pantaslah menjaga semua tatanan

Syariat menjaga dan jadi batasan

Muliakan akhlaqmu rangkai lisanmu dengan keharuman

Hulurkan hijabmu cabaran akan berlalu

Generasi harapan lahir karena kasihmu

Bukittinggi, 3 Juli 2022











Dzulhijah Tahun Ini

Oleh: Fiana Winata


Dzulhijah tahun ini penuh harapan

Rangkaian makna terbentang luas tersimpan

Belajarlah pada Ibrahim insan mulia

Sosoknya mulia dan tulus cintanya

Sejarahnya kembali terulang

Setiap pengorbanan membuahkan harapan

Diam-diam mendoakan

Diam-diam menjadikan tujuan

Yang alim akan segera datang menuntun pada kebaikan

Bukittinggi, 3 Juli 2022


Bionarasi

Fiana Winata. Wanita kelahiran Cirebon, Jawa Barat saat ini berdomisili di Bukittinggi, Sumatera Barat, Indonesia. Kegiatan hari ini sebagai pendidik di SMP Islam Al Ishlah Bukittinggi. Menulis lima buku tunggal puisi dan empat belas antologi. Beberapa tulisan sudah dimuat di surat kabar dan media online. Silakan sapa penulis ig.ofie_gw atau fb.Fiana Winata.



INFO BAWAH

Cara kirim tulisan ke Negeri Kertas: Tulis karya anda berupa puisi/cerpen/artikel + biodata narasi + foto penulis atau gambar ilustrasi, semuanya dalam satu lampiran MS Word. Kirim ke email nkertas@gmail.com