Puisi Imam Ar-Ruqi - negerikertas.com

INFO ATAS

Ayo menulis cerpen atau untuk memperebutkan Anugerah Sumpah Pemuda. Deadline 28 Oktober 2022 | Kirim ke email nkertas@gmail.com

Media Sastra dan Seni Budaya

email nkertas@gmail.com | WA 628888710313

1 Mar 2022

Puisi Imam Ar-Ruqi

 

Diantara Sejuta Pintu


 

Tabahlah, cahaya mentari jadi satu-satunya kehangatan

februari seringkali menamai dirinya lebat hujan.

sedang kayu diperapian begitu lihai menari mencipta siasat pemuda yang lagi kasmaran.

sungguh begitu miris orang bersurban mencabuli muridnya hinga tewas.

sedang pujangga tetap memasak rasa dalam kata-kata meski kadang untuk beli sabun mandi harus ngutang ke tetangga.

amboy, melihat santri berbaju putih; sayup-sayup  terdengar mengaji kalam Tuhan

sasaat dapur mengepulkan asap memanggil fajar.

seorang ayah bermandi keringat agar anak-anak kembali bermain riang tak menangis karena lapar. 

sementara para petapa masih berkhalwat dalam gua keterasingan

entah apa yang mesti dibanggakan tuan?

kalau hidup memang serupa bangunan dengan banyak ruang yang didalamnya hanya  detak jantung beraturan.

02 januari 2022

 

Imam Ar-Ruqi  seorang yang sederhana, hidup bersama istri tercintanya Etriah Noer Zain, bisa dihubungi melalui WA: 082334333616, fb Imam Ar-Ruqi, Email : averousluka@gmail.com

 


INFO BAWAH

Cara kirim tulisan ke Negeri Kertas: Tulis karya anda berupa puisi/cerpen/artikel + biodata narasi + foto penulis atau gambar ilustrasi, semuanya dalam satu lampiran MS Word. Kirim ke email nkertas@gmail.com