[TERBAIK] PADA HIDUP YANG DIPERTARUHKAN : Riska Widiana - negerikertas.com

INFO ATAS

Lomba Cipta Puisi | DEADLINE 20 Februari 2023 | Apabila dalam 30 Hari, karya yang anda kirimkan di Negeri Kertas tidak dimuat, secara otomatis karya tersebut statusnya dikembalikan.

Jaringan Penulis Pembaca Sastra dan Budaya

Pimpinan Redaksi: Fileski | nkertas@gmail.com

13 Feb 2022

[TERBAIK] PADA HIDUP YANG DIPERTARUHKAN : Riska Widiana

ANUGERAH KESAKTIAN PANCASILA 2022


PADA HIDUP YANG DIPERTARUHKAN

: Riska Widiana


 biarkan sauh lepas di arus

tinggal tubuh perahu tanpa pengayuh

tujuan tanpa arah, angin berdesak meniup ombak di buritan

langit mengumpulkan awan hitam, saat burung-burung berdesak pulang ke sarang

tubuh kita terombang-ambing di lautan lepas sebatang kara

melayarkan harapan seluas laut 

mencari batas, barangkali ada daratan menampung takut yang sekarat 


gemuruh angin menghempas ombak, kecipak air membesarkan takut di dada

hari telah senja, merah di langit tinggal segaris, harapan kian menipis

 laut terbentang luas, langit selalu terlihat perkasa

sedikit keyakinan Tuhan jatuhkan, tepat di saat dadaku memilih berhenti berjuang dan menghentikan detak jantung

dengan dua tangan, telah menjadi sauh menuju tepian

barangkali di sana lah harapan baru akan ditanam kemudian


meski jarak tak bisa ditebak, antara mil laut dan waktu berlanjut

adakah sisa nyawa setia menolong ruh yang sengsara?

sedangkan Tuhan terus meniupkan Rahmat-Nya melalui angin, membawa perjalanan jauh yang hendak aku lepas seluruh hidup demi mengabdi pada laut, juga menjadi hamba tinggal kerangka, untuk memenuhi hasrat ikan-ikan yang tak pernah puas akan keserakahan


lagi dan lagi, Tuhan meniupkan iman yang kempis di dalam jiwa

sampailah kini pada dermaga

di mana segala petualangan telah kujadikan dongeng paling haru

sebagai riwayat sebuah hikayat

suatu hari akan dikisahkan kepada anak cucu

bahwa hidup harus bertarung dan bertaruh pada nasib

untuk memenangkan takdir

 jika ingin beruntung

beranilah melawan takut dan keraguan


Riau, 2022


Riska Widiana, berdomisili di Riau, kabupaten Indragiri hilir. Aktif menulis sejak tahun 2020 hingga sekarang. Kini tergabung ke dalam komunitas menulis yaitu kepul (kelas puisi alit) dan kelas menulis bagi pemula. Alamat facebook Riska widiana dan Instagram riskawidiana97 email tembilahanriska@gmail.com 










INFO BAWAH

Cara kirim tulisan ke Negeri Kertas: Tulis karya anda berupa PUISI/CERPEN/ARTIKEL + BIODATA narasi + FOTO penulis atau GAMBAR ilustrasi, semuanya dalam SATU LAMPIRAN email file Ms Word. Bagian paling atas bertuliskan JUDUL KARYA + NAMA PENULIS. Kirim ke email nkertas@gmail.com