Puisi M. Hidayat - negerikertas.com

INFO ATAS

Lomba Cipta Puisi | DEADLINE 20 Februari 2023 | Apabila dalam 30 Hari, karya yang anda kirimkan di Negeri Kertas tidak dimuat, secara otomatis karya tersebut statusnya dikembalikan.

Jaringan Penulis Pembaca Sastra dan Budaya

Pimpinan Redaksi: Fileski | nkertas@gmail.com

17 Feb 2022

Puisi M. Hidayat

 Air Mata Darah

Oleh : M. Hidayat*

Kukucurkan air mata darah di negeri petaka
Pada kitaran gembur tanah Nusantara
Yang mana mata air kita meruah
Dari sejarah mengangkangi serakah

Walau air mata berdiri di kota-kota
Serpihan kertas tak "kan bisa
Lantaran, amir tak mau duka nestapa
Sebab ia berkacamata maya

Di bawah bendera pusaka
Kunyanyikan lara
Sorak-sorai rakyat jelata
Menyeruak di penjuru jazirah

Ia telan surga kami
Seraya tak peduli hati nurani
Merangkul mata air
Mengucap kata usir

Di sini langit berwajah geram
Memandangi air mata dendam

Ia tak "kan bisa lari
Dari dua bola mata ini
Mencoba pergi
Kan kaujumpai pijakan air mata diri

Kapankah air mata akan sudah? 

Annuqayah, 04 Januari 2022


*M. Hidayat merupakan santri Annuqayah Lubangsa, dan mahasiswa INSTIKA Fakultas Ekonomi 
Dan Bisnis Islam Prodi ES, tempat kelahiran Jelbudan- Dasuk- Sumenep. Sekarang sedang berteduh 
di Gubuk Sastra Annuqayah (GSA). Ia aktif di Sanggar Kopi, Iksaputra. Dan antologi bersamanya 
Stay With You (2020). Bisa kunjungi penulis di Fb: hidayat ad-dasuki Email: 

INFO BAWAH

Cara kirim tulisan ke Negeri Kertas: Tulis karya anda berupa PUISI/CERPEN/ARTIKEL + BIODATA narasi + FOTO penulis atau GAMBAR ilustrasi, semuanya dalam SATU LAMPIRAN email file Ms Word. Bagian paling atas bertuliskan JUDUL KARYA + NAMA PENULIS. Kirim ke email nkertas@gmail.com