Perasaan : Muhammad Asqalani eNeSTe - negerikertas.com

INFO ATAS

Ayo menulis puisi untuk memperebutkan ANUGERAH HAK ASASI MANUSIA. Deadline 10 Desember 2022 | Apabila dalam 30 Hari, karya yang anda kirimkan di Negeri Kertas tidak dimuat, secara otomatis karya tersebut statusnya dikembalikan.

Media Sastra dan Seni Budaya

email nkertas@gmail.com | WA 628888710313

23 Feb 2022

Perasaan : Muhammad Asqalani eNeSTe

 Perasaan

Oleh: Muhammad Asqalani eNeSTe


kita duduk di teras rumah,

meresahkan perasaan masing-masing.

tentang tata krama yang hancur,

juga basa-basi yang terkubur.


betapa susah menahan diri jadi orang baik.

agar kelihatan sopan,

agar setia santun,

walau hati dan pikiran terbantun-bantun.


kuingat sebaris pantun, sampirannya monyet,

isinya akal budi, keserakahan, dan betapa manusia

adalah kerabat monyet.


jika tiap hari bekerja, bergelantung pada uang,

keserakahan; siang dan malam berbulu

dan berekor panjang.


Kubang Raya, 28 Desember 2021




Muhammad Asqalani eNeSTe. Kelahiran  Paringgonan, 25 Mei 1988. Adalah Pemenang II Duta Baca Riau 2018.  Mengajar English Acquisition di TK Islam Annur Bastari, juga English Daily Conversation di Smart Fast Education. Menulis sejak 2006. Puisinya dimuat di berbagai media lokal dan nasional. Memenangkan sejumlah lomba menulis puisi. Buku puisi terakhirnya adalah ULANG DOKON-DOKON NA HUDOKON-DOKONI PALA DOKONKO NA HUDOKON-DOKONI. Ia belajar Bahasa Spanyol dan Esperanto secara otodidak. Aktif di Community Pena Terbang (COMPETER). IG: @muhammadasqalanie. Twitter: @katadentoj. FB: Muhammad Asqalani Eneste. Youtube: Dunia Asqa. WA: 081949402585.


INFO BAWAH

Cara kirim tulisan ke Negeri Kertas: Tulis karya anda berupa puisi/cerpen/artikel + biodata narasi + foto penulis atau gambar ilustrasi, semuanya dalam satu lampiran MS Word. Kirim ke email nkertas@gmail.com