Fenomena Perilaku Menyimpang Konvoi Motor Knalpot Brong : Rusuh-Ricuh, Ngebut-Benjut - negerikertas.com

.

(Mulai 1 Agustus 2021 setiap Cerpen yang dimuat di negerikertas.com mendapat honor Rp 100.000)

Fenomena Perilaku Menyimpang Konvoi Motor Knalpot Brong : Rusuh-Ricuh, Ngebut-Benjut


Oleh : Imroatul Apriliana


Foto : Dok. tvOneNews (16/11/2021)


Warga Magetan, Jawa Timur dihebohkan dengan kedatangan arak-arakan sepeda motor yang datang dengan menggeber knalpot brongnya di tengah jalan. Aksi ini terjadi di Jalur Cemoro Kandang atau wisata Tawangmangu, Karanganyar pada Minggu (14/11/21) lalu. 

Kronologi singkat peristiwa ini yaitu bermula ketika segerombolan pemuda mulai menggeber-geber knalpot brongnya sehingga membuat suasana berisik yang kemudian meresahkan warga sekitar. Warga yang terusik dan emosi dengan aksi mereka kemudian menghadang anak motor dengan membawa kayu dan balok. Sontak hal ini kemudian menimbulkan kericuhan. 

Berdasarkan ungkapan dari Kasatlantas Polres Karanganyar, AKP Sarwoko sebelumnya ada warga yang mengirim keluhan tentang kedatangan rombongan pemotor yang mengenakan knalpot brong. Dari pesan itu warga mengancam akan menindaklanjuti sendiri jika polisi tak segera menertibkan kerusuhan tersebut. Dalam video yang beredar di media sosial terlihat warga mengejar gerombolan pemotor knalpot brong dengan membawa kayu. Beberapa pengendara akhirnya memilih memutar balik kendaraannya. 

Kericuhan itu memuncak karena mereka sengaja adu geber knalpot brong antar grup dan malah berkerumun dengan bersorak-sorak di pinggir jalan, bahkan hingga memenuhi badan jalan. Hal ini tentu saja mengganggu ketenangan warga sekitar dan pengguna jalan lainnya karena juga menyebabkan kemacetan. Para pemotor itu terlihat sangat liar dan tidak menunjukkan kesopanan terhadap warga setempat. Mereka datang bergerombol seakan-akan merekalah pemilik kuasa daerah tersebut. 

Gerombolan pemotor itu berkonvoi di daerah tempat wisata Tawangmangu dengan memenuhi jalan dan menggeber-geber knalpot brongnya. Mereka terlihat sangat arogan dan tidak menghargai kenyamanan pengguna jalan lainnya. Parahnya lagi beberapa dari mereka terlihat tidak mengenakan alat kelengkapan keamanan berkendara seperti helm dan tidak mematuhi protokol kesehatan. Berdasarkan hasil penindakan dari warga bersama Polsek Tawangmangu ada sejumlah motor yang bahkan tidak memiliki surat-surat dan tidak membawa SIM. 

Kejadian ini sangat merugikan berbagai pihak mulai dari warga sekitar, wisatawan, pengunjung tempat makan, dan terutama pengguna jalan yang melintas. Dalam video yang beredar ada yang memperlihatkan adanya kecelakaan yang melibatkan motor dan mobil. Terlihat bahwa kondisi motor sebagian hancur diduga akibat benturan, sedangkan pengendara motor dan rekan yang dibonceng mengalami luka ringan. Dilansir dari video channel YouTube Wj Adventure dugaan sementara kecelakaan disebabkan karena motor tanpa rem depan. Berdasarkan video tersebut keadaan motor yang digunakan yaitu yang telah dimodifikasi dan akibat kecelakaan tersebut sebagian badan motor mengalami kerusakan. 

Dikutip dari komentar dalam kanal YouTube Wj Adventure banyak komentar dan tanggapan mengenai kejadian ini. Mereka cenderung menyayangkan hal-hal tidak normal seperti menggeber motor di jalanan. 

“Siapa sih yang gak terganggu dengan suara knalpot digeber-geber, apalagi gak Cuma satu menit atau dua menit. Bikin sakit kuping, dah gitu naik motornya berasa jalannya sendiri.”

“Ngeri juga bro, kalau saling menghargai pasti aman terkendali.”

“Lebih berhati-hati dalam berkendara.”

“Semoga saja bisa menjadi pelajaran buat kita dan saling mengingatkan sesama pengendara.”

Kembali lagi dengan masalah kearoganan di jalan, kita sebagai pengguna jalan harusnya dapat saling menjaga keamanan dan keselamatan masing-masing agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan. Sangat penting untuk mengenakan helm dan membawa surat lengkap dan mematuhi aturan yang ada. Apabila datang ke daerah orang lain hendaknya menjaga kesopanan dan tidak berbuat onar. 

Memodifikasi motor memang dianggap sebagai kebanggaan tersendiri bagi anak motor, namun bukan berarti bisa semena-mena tanpa aturan hingga melanggar hukum negara. Dalam aspek kehidupan pasti ada hak orang lain yang harus dijaga. Salah satunya yaitu hak memperoleh ketenangan dan ruang privasi. Di Indonesia, knalpot brong telah dilarang oleh undang-undang lalu lintas karena menyebabkan kebisingan bagi masyarakat. Aturan tentang suara knalpot tertuang dalam Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 56 tahun 2019 tentang Ambang Batas Kebisingan Kendaraan Bermotor Tipe Baru dan Kendaraan bermotor yang sedang diproduksi. 

Dalam perspektif Sosiologi perilaku seperti ini termasuk dalam perilaku menyimpang. Yang mana makna dari perilaku menyimpang sendiri adalah suatu perilaku yang dianggap sebagai pelanggaran terhadap norma kelompok atau masyarakat. Perilaku menyimpang dapat dilakukan oleh kelompok maupun individu. Seperti dalam kejadian geber knalpot brong tersebut mereka telah melanggar aturan umum dalam masyarakat yakni ketenangan, kenyaman, keindahan, dan kesopanan. 

Sosiologi dalam teori harga diri menganggap individu-individu yang berperilaku menyimpang diakibatkan karena kegagalan mereka untuk menghargai perilaku yang normal atau wajar. Mereka cenderung gagal dalam peran konvensional. Pada umumnya suatu individu atau kelompok yang melakukan perilaku menyimpang akibat dari pergeseran peran dan fungsi keluarga mereka. Istilah penyimpangan sendiri kadang memiliki makna yang kurang jelas, akan tetapi penyimpangan mengarah pada perilaku yang dianggap aneh. Peran keluarga sangatlah penting dalam menyikapi perilaku menyimpang, namun faktanya peran sosial dan emosional keluarga cenderung condong ke peran ekonomis. Orang tua yang sibuk bekerja mengakibatkan kurangnya perhatian kepada anak kemudian menyebabkan pembentukan kepribadian pada anak lebih terpengaruh dengan lingkungan sekitarnya. 

Belajar dari peristiwa di Tawangmangu Minggu lalu, kita sebagai masyarakat hendaknya saling mengingatkan dan menjaga keselamatan masing-masing terutama saat berkendara. Selain untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dan kerugian yang didapat, nyawa tidak dapat dijadikan bahan bercandaan. Nyawa adalah hal yang vital karena manusia pada umumnya tidak mampu memberikan kehidupan kepada yang telah tiada. Sebagai manusia kebutuhan untuk berinteraksi dan bersosialisasi memang penting, akan tetapi tetap harus sesuai dengan kaidah dan norma sosial yang ada dalam masyarakat. Attitude dan kesopanan dalam bersikap di daerah orang lain sangatlah penting agar tidak merugikan diri sendiri dan orang lain.

 

Sumber Bacaan 

Ervan, M. (2021). Knalpot Berisik, Warga Cemoro Sewu Bentrok Dengan Rombongan Pemotor | Sidik Jari tvOne. tvOneNews. https://youtu.be/cp50GRbF-GY

Ilmu, F., & Yogyakarta, U. N. (2005). Perilaku menyimpang dalam perspektif sosiologis. Jurnal Civics, 2(2), 1–7. https://doi.org/10.21831/civics.v2i2.4378

Luthfiani, D. (2021). Kronologi Video Ricuh di Tawangmangu : Warga Ngamuk, Banyak Anak Motor Datang Pakai Knalpot Brong Artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul Kronologi Video Ricuh di Tawangmangu : Warga Ngamuk, Banyak Anak Motor Datang Pakai Knalpot Brong. Tribun Solo.Com. https://solo.tribunnews.com/2021/11/14/kronologi-video-ricuh-di-tawangmangu-warga-ngamuk-banyak-anak-motor-datang-pakai-knalpot-brong?page=3

Rochaningsih, N. S. (2014). Dampak Pergeseran Peran Dan Fungsi Keluarga Pada Perilaku Menyimpang Remaja. Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi Dan Aplikasi, 2(1), 59–71. https://doi.org/10.21831/jppfa.v2i1.2618

W,  j. (2021). Semua Berawal Dari Knalpot || Tawangmangu Ricuh. Wj_Adventure. https://youtu.be/MN1XxANj-G0











PROFIL PENULIS



IMROATUL APRILIANA, lahir di Blitar, 21 April 2002. Mahasiswi Pendidikan Sosiologi Antropologi Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta. Saat ini sedang menempuh pendidikan S1. Memiliki hobi bermain Badminton dan membaca. Alamat rumah : Jln Raya Utara Duren, RT 06/ RW 03, Desa Duren, Kec. Talun, Kab. Blitar. WA: 082233134200, IG: @apriliana480, surel: apriliana480@gmail.com


.