Puisi Anas Yusuf - negerikertas.com

INFO ATAS

LEMBAGA INDEPENDEN DI BIDANG PENDIDIKAN LITERASI, SENI BUDAYA, DAN SASTRA.

3 Nov 2020

Puisi Anas Yusuf


Hujan dan panas
Di jalan yang itu-itu juga
Tak kenal waktu, aku berjalan dengan kepala
Sementara orang-orang berjalan dengan kemaluannya

Di antara map-map, arsip-arsip penting kantor, hingga kardus-kardus di tumpukan sampah
Berselundupan kutu kata wasiat pandemi :
Corona ini kutitipkan padamu wahai generasiku!

Lendir, dahak, batuk,asma melengkapi duniamu
Indah seperti lukisan abstrak!

Itulah!
Ya itulah!
Nikmati!
Hingga....
Deskripsi mawut ini maujud bangunan megah arsitektur KONYOL






INFO BAWAH

NB: Untuk saat ini, Negeri Kertas belum bisa memberikan honor untuk karya (Puisi/Cerpen) yang tayang.