005

header ads

Gimien Artekjursi: Mantra Penolak Hujan

 :Gimien Artekjursi


MANTRA PENOLAK HUJAN


wahai, hujan

hujan yang datang bersama angin

pergilah dengan angin

hujan yang datang bersama awan 

pergilah dengan awan

hujan yang datang bersama petir 

pergilah dengan petir

hujan yang datang bersama guntur

pergilah dengan guntur

yang datang bersama guruh

pergilah dengan guruh

yang datang bersama kilat 

pergilah dengan kilat

yang datang bersama jin 

pergilah dengan jin 

yang datang bersama peri

pergilah dengan peri

yang datang bersama apapun 

pergilah dengan apapun

pergilah yang jauh dari tempatku berada kini


wahai, hujan

hujan yang datang karena dipanggil 

pergilah kepada yang memanggil

hujan yang datang karena disuruh

pergilah kepada yang menyuruh

hujan yang datang karena dipaksa

pergilah kepada yang memaksa

pergilah kembali

pergilah kembali ke asalmu berangkat


wahai, hujan

asal mulamu dari langit 

kembalilah ke langit

asal mulamu dari air 

kembalilah ke air

asal mulamu dari lautan 

kembalilah ke lautan

asal mulamu dari sungai

kembalilah ke sungai

asal mulamu dari danau

kembalilah ke danau

asal mulamu dari mata air

kembalilah ke mata air

asal mulamu dari udara

kembali ke udara

kembalilah ke asalmu bermula


wahai, hujan

janganlah turun disini

jangan turun di sini

turunlah di tempat yang jauh dari tempat ini

turunlah di tempat yang membutuhkanmu

turunlah di tempat yang menginginkanmu

turunlah ditempat yang merindukanmu

turunlah ditempat yang memujamu

yang mengharapkanmu

yang mengagungkanmu

yang mendambakanmu

yang menyanjungmu

turunlah di tempat yang menunggu kehadiranmu

turunlah di sana

turunlah di sana

turunlah di tempatmu bermula

jangan di tempatku berada kini

jangan ada hujan di tempatku berada kini

tak ada hujan

cuhhh!


Kumendung, 10 Juli 2023


GIMIEN ARTEKJURSI, lahir 03 Agustus l963.  Tinggal di desa Kumendung, Muncar, Banyuwangi. Puisinya dimuat di media cetak dan online di Indonesia. Antologi bersama: Penyintas Makna, Pujangga Facebook Indonesia, Laut dan Kembara Kata kata (Jazirah Sebelas), Larung Sastra, Sulur Kembang Sri Tanjung, Deklarasi Puisi Untuk Negeri, Rendezvous!, Anak-Anak Merah-Putih.

Memenangkan lomba cipta puisi Sanggar Minum Kopi Denpasar 1989, dan Negeri Kertas .com 2022, Nominasi Anugerah Sastra Apajake 2023.

WA: 085333554684

FB: Gimien Artekjursi.

FB: #gartpoeisi 

      #gartpoeisi23



FB:

#gartpoeisi

#gartpoeisi23

Posting Komentar

0 Komentar