Puisi Yuditeha | Ritus yang Lahir dari Pohon Badut - negerikertas.com

INFO ATAS

Lomba Cipta Puisi | DEADLINE 20 Februari 2023 | Apabila dalam 30 Hari, karya yang anda kirimkan di Negeri Kertas tidak dimuat, secara otomatis karya tersebut statusnya dikembalikan.

Jaringan Penulis dan Pembaca

Website Sastra dan Seni Budaya yang Terpercaya sejak 2015

19 Jan 2023

Puisi Yuditeha | Ritus yang Lahir dari Pohon Badut



sebelum sampai relung terdalam, kau melintasi tidar berkawan besuki, dan ma chung menjadi titik langkah menjelaskan tentang sorot bintang raksasa berwarna kuning langsat, sebagai awal mula ketika liswa melahirkan tempat pemujaan kepada siwa.


kau jumpai warisan raja kecintaan brahmana yang menguasai kanjuruhan, seperti ketika kau membaca prasasti lempengan batu ukir, sebagai pemahaman adanya perubahan gaya klasik timur dan tengah tentang lingga yoni yang meyakinkan medan bertemunya penabur dan penerima darma. ada relung-relung kecil berhiaskan burung berkepala manusia sebagai pemisah ruang-ruang jiwa.


relung pertama dan kedua kau temui di pojok utara, diapit sepasang kekebalan membuatmu punya daya petualang. pada relung ketiga terpampang durga sang pengayom, di tempat itu kau merasa dilindungi. sementara ganesha mesra berada di relung keempat dapat kau lihat dari arah timur, suasananya membuatmu rindu sang pujaan. berkah ketenteraman kau dapatkan usai melihat relung kelima dari arah selatan.


selesai perjalananmu menelusuri candi, roh gajayana melebur dalam pikiranmu memunculkan pemahaman perihal saptaresi sebagai mahaguru.


Karanganyar, 2023



Yuditeha

Penulis tinggal di Karanganyar. Buku puisi terbarunya Kamus Kecil untuk Pendosa (2022)

C:\Users\Personal\Documents\Cerpen Baru\Puisi Media\Yuditeha.jpg


INFO BAWAH

Cara kirim tulisan ke Negeri Kertas: Tulis karya anda berupa PUISI/CERPEN/ARTIKEL + BIODATA narasi + FOTO penulis atau GAMBAR ilustrasi, semuanya dalam SATU LAMPIRAN email file Ms Word. Bagian paling atas bertuliskan JUDUL KARYA + NAMA PENULIS. Kirim ke email nkertas@gmail.com